kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.997.000   -24.000   -0,79%
  • USD/IDR 16.974   58,00   0,34%
  • IDX 7.137   -224,90   -3,05%
  • KOMPAS100 989   -32,34   -3,17%
  • LQ45 728   -22,86   -3,04%
  • ISSI 249   -9,93   -3,83%
  • IDX30 392   -8,64   -2,16%
  • IDXHIDIV20 487   -9,80   -1,97%
  • IDX80 111   -3,58   -3,12%
  • IDXV30 132   -2,45   -1,82%
  • IDXQ30 127   -2,57   -1,99%

Jerman Percaya Beban Tarif Bakal Lebih Ringan Setelah MA Batalkan Tarif Trump


Sabtu, 21 Februari 2026 / 23:22 WIB
Jerman Percaya Beban Tarif Bakal Lebih Ringan Setelah MA Batalkan Tarif Trump
ILUSTRASI. GERMANY-ECONOMY/ (REUTERS/Leon Kuegeler)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - STUTTGART. Friedrich Merz, Kanselir Jerman, pada Sabtu (21/2/2026) menyatakan bahwa beban tarif terhadap perekonomian Jerman diperkirakan lebih rendah setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) membatalkan sebagian besar tarif perdagangan yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump.

Dalam wawancara dengan stasiun penyiaran Jerman, ARD, Merz menyebutkan perlunya pembicaraan dengan Washington sebelum perusahaan-perusahaan Jerman bisa menagih kembali miliaran dolar akibat tarif tersebut. Ia juga menegaskan bahwa negara-negara Uni Eropa akan berkoordinasi secara erat menjelang kunjungan Merz ke AS.

“Kami akan memiliki posisi Eropa yang sangat jelas tentang hal ini, karena kebijakan tarif merupakan urusan Uni Eropa, bukan negara anggota secara individual, dan saya akan pergi ke Washington dengan posisi Eropa yang terkoordinasi,” ujar Merz.

Selanjutnya: Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Resiprokal Trump, Begini Tanggapan Indonesia!

Menarik Dibaca: Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa di Riau, Kepri, dan Jambi, Panduan Minggu (22/2)




TERBARU

[X]
×