kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.012.000   68.000   2,31%
  • USD/IDR 16.905   -13,00   -0,08%
  • IDX 8.272   -2,31   -0,03%
  • KOMPAS100 1.164   0,60   0,05%
  • LQ45 835   1,00   0,12%
  • ISSI 295   -1,17   -0,39%
  • IDX30 437   0,09   0,02%
  • IDXHIDIV20 522   2,39   0,46%
  • IDX80 130   0,02   0,01%
  • IDXV30 143   -0,62   -0,43%
  • IDXQ30 140   0,46   0,33%

Jerman Percaya Beban Tarif Bakal Lebih Ringan Setelah MA Batalkan Tarif Trump


Sabtu, 21 Februari 2026 / 23:22 WIB
Jerman Percaya Beban Tarif Bakal Lebih Ringan Setelah MA Batalkan Tarif Trump
ILUSTRASI. GERMANY-ECONOMY/ (REUTERS/Leon Kuegeler)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - STUTTGART. Friedrich Merz, Kanselir Jerman, pada Sabtu (21/2/2026) menyatakan bahwa beban tarif terhadap perekonomian Jerman diperkirakan lebih rendah setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) membatalkan sebagian besar tarif perdagangan yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump.

Dalam wawancara dengan stasiun penyiaran Jerman, ARD, Merz menyebutkan perlunya pembicaraan dengan Washington sebelum perusahaan-perusahaan Jerman bisa menagih kembali miliaran dolar akibat tarif tersebut. Ia juga menegaskan bahwa negara-negara Uni Eropa akan berkoordinasi secara erat menjelang kunjungan Merz ke AS.

“Kami akan memiliki posisi Eropa yang sangat jelas tentang hal ini, karena kebijakan tarif merupakan urusan Uni Eropa, bukan negara anggota secara individual, dan saya akan pergi ke Washington dengan posisi Eropa yang terkoordinasi,” ujar Merz.

Selanjutnya: Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Resiprokal Trump, Begini Tanggapan Indonesia!

Menarik Dibaca: Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa di Riau, Kepri, dan Jambi, Panduan Minggu (22/2)




TERBARU

[X]
×