kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   -32.000   -1,16%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Jerman Percaya Beban Tarif Bakal Lebih Ringan Setelah MA Batalkan Tarif Trump


Sabtu, 21 Februari 2026 / 23:22 WIB
Jerman Percaya Beban Tarif Bakal Lebih Ringan Setelah MA Batalkan Tarif Trump
ILUSTRASI. GERMANY-ECONOMY/ (REUTERS/Leon Kuegeler)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - STUTTGART. Friedrich Merz, Kanselir Jerman, pada Sabtu (21/2/2026) menyatakan bahwa beban tarif terhadap perekonomian Jerman diperkirakan lebih rendah setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) membatalkan sebagian besar tarif perdagangan yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump.

Dalam wawancara dengan stasiun penyiaran Jerman, ARD, Merz menyebutkan perlunya pembicaraan dengan Washington sebelum perusahaan-perusahaan Jerman bisa menagih kembali miliaran dolar akibat tarif tersebut. Ia juga menegaskan bahwa negara-negara Uni Eropa akan berkoordinasi secara erat menjelang kunjungan Merz ke AS.

“Kami akan memiliki posisi Eropa yang sangat jelas tentang hal ini, karena kebijakan tarif merupakan urusan Uni Eropa, bukan negara anggota secara individual, dan saya akan pergi ke Washington dengan posisi Eropa yang terkoordinasi,” ujar Merz.


Tag


TERBARU

[X]
×