kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.039   39,00   0,22%
  • IDX 5.861   -80,26   -1,35%
  • KOMPAS100 775   -10,86   -1,38%
  • LQ45 584   -5,26   -0,89%
  • ISSI 203   -2,72   -1,32%
  • IDX30 331   -2,44   -0,73%
  • IDXHIDIV20 410   -1,82   -0,44%
  • IDX80 88   -1,06   -1,20%
  • IDXV30 112   -1,12   -0,98%
  • IDXQ30 107   -0,92   -0,86%

Jerman tutup tujuh reaktor nuklir tua


Jumat, 18 Maret 2011 / 13:18 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi rupiah menguat terhadap dolar AS


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg, Reuters |

BERLIN. Krisis nuklir telah mendorong pemerintah Jerman dan India meninjau kebijakan sumber energi nuklir. Jerman berencana menutup tujuh PLTN tertua selama tiga bulan ke depan untuk inspeksi.

Pejabat Jerman, Angela Merkel mengatakan teknologi nuklir tetap menjadi sumber energi terbarukan yang bisa dikembangkan lebih lanjut. Namun, peristiwa di Jepang mendorong Jerman kembali mengkaji ulang sistem keamanan reaktor. Pabrik yang ditutup merupakan pabrik yang beroperasi sejak 1980.

Informasi saja, keputusan penutupan reaktor nuklir tersebut, meski bersifat sementara telah menuai kecaman di parlemen. "Tapi, undang-undang nuklir menyatakan boleh mematikan reaktor sementara hingga pihak berwenang telah mencapai kejelasan tentang situasi baru,” ujar Merkel.




TERBARU

[X]
×