kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Jerman tutup tujuh reaktor nuklir tua


Jumat, 18 Maret 2011 / 13:18 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi rupiah menguat terhadap dolar AS


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg, Reuters |

BERLIN. Krisis nuklir telah mendorong pemerintah Jerman dan India meninjau kebijakan sumber energi nuklir. Jerman berencana menutup tujuh PLTN tertua selama tiga bulan ke depan untuk inspeksi.

Pejabat Jerman, Angela Merkel mengatakan teknologi nuklir tetap menjadi sumber energi terbarukan yang bisa dikembangkan lebih lanjut. Namun, peristiwa di Jepang mendorong Jerman kembali mengkaji ulang sistem keamanan reaktor. Pabrik yang ditutup merupakan pabrik yang beroperasi sejak 1980.

Informasi saja, keputusan penutupan reaktor nuklir tersebut, meski bersifat sementara telah menuai kecaman di parlemen. "Tapi, undang-undang nuklir menyatakan boleh mematikan reaktor sementara hingga pihak berwenang telah mencapai kejelasan tentang situasi baru,” ujar Merkel.




TERBARU

[X]
×