kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

G-20 bakal adakan pertemuan darurat bahas krisis nuklir Jepang


Kamis, 17 Maret 2011 / 15:54 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo tiba untuk menyampaikan keterangan pers terkait penangangan COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3/2020). Presiden meminta agar masyarakat Indonesia bekerja, belajar dan beribadah di rumah serta tetap tenang, tidak panik,


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

PARIS. Melihat kondisi Jepang saat ini, Presiden Perancis Nicolas Sarcozy akhirnya memutuskan untuk melakukan pertemuan darurat dengan negara-nrgara anggota G-20. Dalam pertemuan ini, para anggota G-20 akan membicarakan mengenai konsekuensi dari krisis nuklir Jepang terhadap dunia.

Konselir Jerman Angela Merkel bilang, Uni Eropa dan negara anggota G-20 juga harus mendiskusikan tentang krisis nuklir di Jepang untuk menjadi pelajaran bagi negara-negara di dunia kedepannya. Namun Merkel tidak mau menyebutkan secara lebih detil tentang agenda pertemuan tersebut.




TERBARU

[X]
×