kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Joe Biden: COVID turun, ekonomi naik!


Senin, 21 Juni 2021 / 09:54 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Joe Biden makan es krim saat berkunjung ke Cleveland, Ohio, AS, 27 Mei 2021.


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

CDC mencatat, saat ini sudah ada 149.667.646 penduduk AS yang menerima vaksinasi penuh. Sementara 177.088.290 orang lainnya sudah menerima dosis pertama.

Vaksin produksi Pfizer-BioNTech masih jadi jenis vaksin utama yang digunakan di AS. Disusul oleh vaksin buatan Moderna dan J&J/Janssen

Tingginya angka vaksinasi ini membuat pemerintah AS berani mengeluarkan kebijakan yang membebaskan seluruh warganya yang telah menerima vaksinasi penuh untuk beraktivitas tanpa masker lagi.

Meskipun demikian, Biden dan regulator kesehatan AS mengingatkan warganya tersebut untuk tetap menggunakan masker di beberapa ruang publik tertentu.

Program vaksinasi Covid-19 di AS dimulai pada bulan Desember 2020, jadi salah satu negara paling awal yang melakukan program ini di dunia. Pada 14 Desember 2020, dosis vaksin Covid-19 pertama di As diberikan kepada Sandra Lindsay, warga Queens, New York. 

Selanjutnya: Asalkan sudah divaksinasi penuh, masyarakat AS bebas keluar rumah tanpa masker




TERBARU

[X]
×