kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Joe Biden menyayangkan sikap tentara Afghanistan yang enggan memerangi Taliban


Selasa, 17 Agustus 2021 / 12:10 WIB
Joe Biden menyayangkan sikap tentara Afghanistan yang enggan memerangi Taliban
ILUSTRASI. Presiden AS Joe Biden menunduk saat memberikan pidato tentang upaya penarikan berkelanjutan pemerintah di Afghanistan dari Ruang Timur Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat, Kamis (8/7/2021).


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Bukan cuma itu, Biden juga mengkritik kebijakan pendahulunya, Donald Trump, yang merundingkan kesepakatan dengan Taliban sehingga membuat kelompok tersebut lebih kuat secara militer sejak 2001.

AS dan sekutunya menginvasi Afghanistan setelah serangan 11 September 2001 di New York. Pasukan Paman Sam langsung menggulingkan Taliban yang saat itu berkuasa di Afghanistan dan dianggap menjadi rumah gerilyawan Al Qaeda, dalang di balik serangan tersebut.

Sejak saat itu ribuan tentara AS telah berperang dan kehilangan nyawanya di Afghanistan. Setelah 20 tahun berada di sana, Biden resmi mengakhiri misi militer di Afghanistan untuk menghentikan perang.

Selanjutnya: Rusia menyebut Kabul kini lebih aman di bawah kendali Taliban




TERBARU

[X]
×