kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Joe Biden menyayangkan sikap tentara Afghanistan yang enggan memerangi Taliban


Selasa, 17 Agustus 2021 / 12:10 WIB
Joe Biden menyayangkan sikap tentara Afghanistan yang enggan memerangi Taliban
ILUSTRASI. Presiden AS Joe Biden menunduk saat memberikan pidato tentang upaya penarikan berkelanjutan pemerintah di Afghanistan dari Ruang Timur Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat, Kamis (8/7/2021).


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Bukan cuma itu, Biden juga mengkritik kebijakan pendahulunya, Donald Trump, yang merundingkan kesepakatan dengan Taliban sehingga membuat kelompok tersebut lebih kuat secara militer sejak 2001.

AS dan sekutunya menginvasi Afghanistan setelah serangan 11 September 2001 di New York. Pasukan Paman Sam langsung menggulingkan Taliban yang saat itu berkuasa di Afghanistan dan dianggap menjadi rumah gerilyawan Al Qaeda, dalang di balik serangan tersebut.

Sejak saat itu ribuan tentara AS telah berperang dan kehilangan nyawanya di Afghanistan. Setelah 20 tahun berada di sana, Biden resmi mengakhiri misi militer di Afghanistan untuk menghentikan perang.

Selanjutnya: Rusia menyebut Kabul kini lebih aman di bawah kendali Taliban


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×