kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Jual Z1, Samsung mencoba tak bergantung Android


Kamis, 15 Januari 2015 / 12:14 WIB
Jual Z1, Samsung mencoba tak bergantung Android
ILUSTRASI. Seorang wanita melintas di pintu masuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta, Senin (23/10). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/17.


Sumber: Bloomberg | Editor: Hendra Gunawan

SEOUL. Produsen ponsel pintar (smartphone) Samsung Electronics Co Ltd telah meluncurkan smartphone pertama yang menggunakan sistem operasi (operating system) Tizen. Dalam pernyataan resmi manajemen, seperti dikutip Bloomberg, Rabu (14/1), produk yang diberi nama Z1 itu kini telah dijual di India seharga US$ 92.

Tizen merupakan sistem operasi berbasis Linux. Program ini diciptakan sebagai pesaing dari Android milik Google Inc. Produk Z1 memiliki layar berukuran 4 inci, dan diklaim sebagai salah produk smartphone Samsung yang cukup murah.

Dengan meluncurkan Z1, Samsung mencoba membebaskan diri dari ketergantungan terhadap android. Harga jual yang kurang dari US$ 100 per unit, akan menjadikan Z1 pesaing produk smartphone milik Micromax Informatics Ltd di India. Samsung berjanji, lebih dari 1.000 aplikasi bisa diunduh dari Tizen Store.

Saat ini, India sendiri merupakan pangsa pasar terbesar ketiga di dunia bagi produk smartphone.




TERBARU

[X]
×