kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.955   42,00   0,23%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Jual Z1, Samsung mencoba tak bergantung Android


Kamis, 15 Januari 2015 / 12:14 WIB
ILUSTRASI. Seorang wanita melintas di pintu masuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta, Senin (23/10). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/17.


Sumber: Bloomberg | Editor: Hendra Gunawan

SEOUL. Produsen ponsel pintar (smartphone) Samsung Electronics Co Ltd telah meluncurkan smartphone pertama yang menggunakan sistem operasi (operating system) Tizen. Dalam pernyataan resmi manajemen, seperti dikutip Bloomberg, Rabu (14/1), produk yang diberi nama Z1 itu kini telah dijual di India seharga US$ 92.

Tizen merupakan sistem operasi berbasis Linux. Program ini diciptakan sebagai pesaing dari Android milik Google Inc. Produk Z1 memiliki layar berukuran 4 inci, dan diklaim sebagai salah produk smartphone Samsung yang cukup murah.

Dengan meluncurkan Z1, Samsung mencoba membebaskan diri dari ketergantungan terhadap android. Harga jual yang kurang dari US$ 100 per unit, akan menjadikan Z1 pesaing produk smartphone milik Micromax Informatics Ltd di India. Samsung berjanji, lebih dari 1.000 aplikasi bisa diunduh dari Tizen Store.

Saat ini, India sendiri merupakan pangsa pasar terbesar ketiga di dunia bagi produk smartphone.




TERBARU

[X]
×