kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

Jumlah Orang Kaya Berkurang


Rabu, 07 Oktober 2009 / 06:15 WIB


Sumber: Forbes, KONTAN |

JAKARTA. Pepatah, Yang kaya bertambah kaya, yang miskin bertambah miskin, tidak berlaku tahun ini. Krisis finansial global menggerus harta baik mereka yang kaya, apalagi yang miskin.

Dalam hitungan majalah Forbes, jumlah orang yang memiliki kekayaan senilai US$ 1 miliar atau lebih, semakin berkurang. Hanya orang yang memiliki kekayaan senilai 10 digit atau lebih yang bisa masuk ke dalam daftar orang kaya versi Forbes.

Tahun ini, daftar Forbes hanya memuat 793 nama. Padahal, di daftar tahun 2008, tercantum 1.125 nama.

Nama-nama yang menempati peringkat teratas dalam daftar orang kaya dunia masih yang itu-itu saja. William (Bill) Gates, pemilik Microsoft, kembali merebut tahta orang terkaya di dunia dari tangan Warren Buffett, Pemilik Berkshire Hathaway itu merosot ke peringkat dua.

Mereka yang menduduki peringkat tiga hingga lima masing-masing adalah Carlos Slim Helu (Mesiko), Lawrence Ellison (Amerika Serikat) dan Ingvar Kamprad (Swedia).

Jika harta dari 793 orang kaya tersebut digabung, totalnya adalah US$ 2,4 triliun. Angka tersebut turun US $ 2 triliun jika dibandingkan dengan tahun lalu. Jika dirata-rata, penurunan harta tiap orang kaya itu sebesar 23%

Forbes menuliskan, anjloknya harta orang kaya baru pertama kali terjadi selama enam tahun terakhir. Mengingat krisis keuangan global baru mencapai puncaknya di kuartal ketiga 2008, maka penurunan harga saham bisa disebut sebagai penyebab utama penurunan harta. Forbes mencatat, 80 nama yang menghilang dari daftar orang kaya tahun ini adalah mereka yang memiliki bisnis di industri keuangan.

Sedang Penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat menghambat kiprah pebisnis dari luar Negeri Paman Sam.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×