kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.987   14,00   0,08%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Juni lalu, Ekspor Jepang Naik 27,7%


Senin, 26 Juli 2010 / 09:38 WIB


Reporter: Edy Can, AP | Editor: Edy Can

TOKYO. Penguatan yen ternyata tak membuat nilai ekspor Jepang menggerut. Nilai ekspor Negeri Sakura itu pada Juni lalu meningkat sebesar 27,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pada Juni lalu, nilai ekspor naik menjadi ¥ 5,87 triliun atau setara dengan US$ 67,2 miliar. Peningkatan penjualan barang ke luar negeri ini didorong oleh permintaan mesin dan produk baja.

Data Kementerian Keuangan Jepang menunjukkan, pengiriman besi dan baja melejit hingga 46% dan ekspor mesin naik 50%. Sementara, pengiriman motor melaju hingga 40%.

Tujuan ekspor Jepang yang terbesar adalah Cina. Pengiriman barang ke Negeri Panda itu naik 22% sementara ke Amerika Serikat naik 21,1% dan Eropa hanya sebesar 9%.

Sayangnya, pada kuartal kedua tahun ini, nilai ekspor Negeri Sakura tumbuh sebesar 33,2%. Angka pertumbuhan ini lebih lamban apabila dibandingkan dengan kuartal pertama dimana ekspor tumbuh sebesar 43,3%.

Sementara dari sisi impor juga menanjak. Angka impor jepang naik 26,1% menjadi ¥ 5,18 triliun atau US$ 59,3 miliar. Dengan demikian, perdagangan Jepang masih surplus sebesar ¥ 687 miliar atau US$ 7,9 miliar.




TERBARU

[X]
×