kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Juni lalu, Ekspor Jepang Naik 27,7%


Senin, 26 Juli 2010 / 09:38 WIB
Juni lalu, Ekspor Jepang Naik 27,7%


Reporter: Edy Can, AP | Editor: Edy Can

TOKYO. Penguatan yen ternyata tak membuat nilai ekspor Jepang menggerut. Nilai ekspor Negeri Sakura itu pada Juni lalu meningkat sebesar 27,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pada Juni lalu, nilai ekspor naik menjadi ¥ 5,87 triliun atau setara dengan US$ 67,2 miliar. Peningkatan penjualan barang ke luar negeri ini didorong oleh permintaan mesin dan produk baja.

Data Kementerian Keuangan Jepang menunjukkan, pengiriman besi dan baja melejit hingga 46% dan ekspor mesin naik 50%. Sementara, pengiriman motor melaju hingga 40%.

Tujuan ekspor Jepang yang terbesar adalah Cina. Pengiriman barang ke Negeri Panda itu naik 22% sementara ke Amerika Serikat naik 21,1% dan Eropa hanya sebesar 9%.

Sayangnya, pada kuartal kedua tahun ini, nilai ekspor Negeri Sakura tumbuh sebesar 33,2%. Angka pertumbuhan ini lebih lamban apabila dibandingkan dengan kuartal pertama dimana ekspor tumbuh sebesar 43,3%.

Sementara dari sisi impor juga menanjak. Angka impor jepang naik 26,1% menjadi ¥ 5,18 triliun atau US$ 59,3 miliar. Dengan demikian, perdagangan Jepang masih surplus sebesar ¥ 687 miliar atau US$ 7,9 miliar.




TERBARU

[X]
×