kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Kapal Perang AS transit di Selat Taiwan kurang sepekan setelah pemilu


Jumat, 17 Januari 2020 / 16:37 WIB
ILUSTRASI. Kapal perusak berpeluru kendali kelas Arleigh Burke, USS Mustin (DDG 89) transit dalam formasi dengan kapal Pasukan Bela Diri Jepang JS Kirisame (DD 104) selama pelatihan bilateral di Laut Cina Selatan pada 21 April 2015.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

"Mungkin konsep ini terdengar sederhana, tetapi penting untuk mempertimbangkan signifikansinya dalam konteks saat ini," kata Christensen, direktur Institut Amerika di Taiwan.

“Beberapa menggunakan penutup persahabatan untuk mendominasi dan memanipulasi; menjanjikan saling menguntungkan tetapi sebaliknya memberikan pemerasan; mengekspor masalah daripada solusi, ”tambahnya.

Baca Juga: Iran mulai membalas AS, ini ringkasan pergerakan sejumlah instrumen investasi

Christensen mengatakan Amerika Serikat tahun ini akan berusaha untuk mendorong keterlibatan Taiwan di dunia, sesuatu yang sulit dilakukan pulau itu karena China menghalangi partisipasi Taiwan dalam sebagian besar organisasi internasional.

"Amerika Serikat dan Taiwan adalah anggota dari keluarga demokrasi yang sama," tambahnya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×