Kasus Covid-19 15 Februari 2022 Rekor, Negara Ini Siap Berdamai dengan Corona

Rabu, 16 Februari 2022 | 16:35 WIB Sumber: Kompas.com
Kasus Covid-19 15 Februari 2022 Rekor, Negara Ini Siap Berdamai dengan Corona

ILUSTRASI. Kasus Covid-19 15 Februari 2022 Rekor, Negara Ini Siap Berdamai dengan Corona


KONTAN.CO.ID - Jakarta. Kasus positif Covid-19 di sejumlah negara hingga 15 Februari 2022 mencapai jumlah tertinggi. Meski kasus Covid-19 hingga 15 Februari 2022 masih tinggi, sejumlah negara mulai hidup berdamai dengan Covid-19.

Satgas Penanganan Covid-19 mencatat jumlah kasus virus corona harian pada 15 Februari 2022 sebanyak 57.049 kasus, tertinggi sejak pandemi terjadi. Korea Selatan juga melaporkan rekor 90.443 kasus Covid-19 baru dalam sehari pada 16 Februari 2022. Pada 15 Februari 2022 Korea Selatan melaporkan 57.177 kasus Covid-19

Meski kasus Covid-19 masih tinggi, sejumlah negara Eropa kini telah menghapus semua pembatasan akibat pandemi dan mulai hidup normal, berdamai dengan Covid-19. Berikut sejumlah negara yang hidup berdamai dengan Covid-19

Denmark

Salah satu negara yang hidup berdamai dengan Covid-19 adalah Denmark. Pada awal bulan ini, Denmark telah menghapus hampir semua pembatasan terkait Covid-19, kecuali pengujian pada saat kedatangan dari luar negeri. Seperti yang dilakukan pemerintah Denmark pada bulan September 2021, Denmark juga berhenti menyebut Covid-19 sebagai "penyakit kritis".

Artinya, pemerintah tak akan lagi memiliki dasar hukum untuk memberlakukan pembatasan yang luas, dikutip dari Financial Times. "Pandemi masih ada di sini, tetapi dengan apa yang kita ketahui sekarang, kita berani percaya bahwa kita sedang melalui fase kritis," kata Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen.

Baca Juga: Dorce Meninggal. Banyak Korban Covid-19 Punya Komorbid Diabetes

Irlandia

Negara lain yang hidup berdamai dengan Covid-19 adalah Irlandia. Perdana Menteri Irlandia Michael Martin pada Januari 2022 telah mengumumkan pencabutan hampir semua pembatasan Covid-19.

Martin mengatakan, Irlandia telah melewati badai Omicron dengan tingkat infeksi sekarang berkurang dan indikator-indikator utama telah stabil, serta menuju ke arah yang benar. Menurutnya, program vaksin telah benar-benar mengubah situasi Irlandia.

Karena itu, tak ada lagi alasan untuk melanjutkan sebagian pembatasan. "Musim semi akan datang dan saya tidak tahu apakah saya pernah menantikan musim semi seperti ini. Manusia adalah makhluk sosial dan kami orang Irlandia lebih sosial daripada kebanyakan orang," kata Martin, dikutip dari Irish Times.

"Saat kita menantikan musim semi ini, kita perlu bertemu lagi, kita perlu melihat satu sama lain tersenyum, kita perlu bernyanyi lagi," sambungnya.

Finlandia

Selanjutnya, negara yang telah berdamai dengan Covid-19 adalah Finlandia. Awal bulan ini, Finlandia mengumumkan rencana akan mencabut semua pembatasan Covid-19 mulai Maret 2022.

Pembatasan ketat yang diberlakukan tepat setelah Natal telah memaksa banyak restoran dan tempat lainnya tutup. Pemerintah telah mengizinkan restoran tetap buka sampai tengah malam dan menghapus pembatasan pada pertemuan publik sejak 14 Februari.

Pemerintah juga berencana untuk menghentikan paspor Covid-19 yang diterapkan sejak Oktober hingga akhir Desember 2021, dikutip dari Reuters. Kebijakan itu memungkinkan tempat-tempat umum hanya bisa diakses oleh orang yang divaksinasi atau hasil tes negatif Covid-19.

Belanda

Kemudian, negara yang telah hidup berdamai dengan Covid-19 adalah Belanda. Pemerintah Belanda mengatakan akan mencabut hampir semua pembatasan virus corona, dikutip dari France24.

Bar, restoran, dan klub malam akan kembali ke jam buka normal sebelum pandemi dan tiket kesehatan akan dihapus pada 25 Februari. Jarak sosial dan masker wajah tidak lagi wajib di sebagian besar tempat, sementara periode karantina bagi mereka yang terinfeksi Covid-19 akan dipersingkat menjadi lima hari. "Negara akan terbuka lagi," kata Menteri Kesehatan Ernst Kuipers dalam konferensi pers, Selasa (15/2/2022).

Inggris

Negara yang akan berdamai dengan Covid-19 adalah Inggris. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pekan lalu mengumumkan rencananya untuk menghapus seluruh aturan terkait Covid-19, termasuk isolasi bagi warga yang dites positif.

Menurutnya, rencana itu menunjukkan bahwa kerja keras warga Inggris terbayar, dikutip dari The Guardian. Ini membuat Inggris berada di jalur berbeda dari banyak negara yang terus memberlakukan karantina dengan hukuman dan denda bahkan sambil melonggarkan aturan lain.

Saat ini, mereka yang memiliki virus dapat meninggalkan rumah mereka setelah hasil tes cepat negatif pada hari ke lima dan enam masa isolasi.

Itulah daftar negara yang berdamai dengan Covid-19. Semoga pandemi Covid-19 di Indonesia juga segera berakhir.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Saat Sejumlah Negara Eropa Hapus Pembatasan Covid-19 dan Mulai Hidup Normal...",


Penulis : Ahmad Naufal Dzulfaroh
Editor : Rizal Setyo Nugroho

 

Editor: Adi Wikanto

Terbaru