Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Presiden Rusia Vladimir Putin pada Selasa mengatakan bahwa pihak-pihak yang dianggap sebagai musuh Moskow perlu memahami bagaimana konsekuensi dari setiap serangan terhadap Rusia atau pasukan Rusia yang melibatkan “unsur nuklir” dapat berakhir.
Pernyataan tersebut disampaikan Putin saat berbicara di hadapan dinas keamanan FSB, lembaga penerus KGB pada era Soviet.
Baca Juga: Trump Incar Program AI Pentagon untuk Penetapan Harga Mineral Pada Blok Perdagangan
Komentar Putin muncul setelah badan intelijen luar negeri Rusia, SVR, sebelumnya pada hari yang sama menyampaikan kekhawatiran terkait kemungkinan transfer unsur teknologi senjata nuklir ke Ukraina.
Rusia sendiri telah memperbarui doktrin nuklirnya pada 2024. Doktrin tersebut menetapkan berbagai skenario pertahanan yang dapat menjadi dasar pertimbangan penggunaan senjata nuklir. Moskow menegaskan bahwa senjata nuklir dipandang sebagai alat pencegah terhadap pihak yang dianggap sebagai musuh.
Baca Juga: Belum Final, Warner Bros Tengah Pertimbangkan Tawaran Harga Baru dari Paramount













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)