kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.955   -87,00   -0,48%
  • IDX 6.345   25,38   0,40%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 635   -0,11   -0,02%
  • ISSI 219   1,47   0,67%
  • IDX30 357   -0,16   -0,05%
  • IDXHIDIV20 437   -1,97   -0,45%
  • IDX80 95   0,26   0,28%
  • IDXV30 120   -0,17   -0,14%
  • IDXQ30 114   -0,06   -0,05%

Kasus virus corona melonjak, Malaysia tutup masjid di dua negara bagian


Senin, 16 Maret 2020 / 18:56 WIB
ILUSTRASI. Penumpang yang mengenakan masker pelindung menunggu kereta komuter di sebuah stasiun, menyusul wabah virus corona baru, di Kuala Lumpur, Malaysia, 3 Maret 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Mufti Negeri Sembilan Mohd Yusof Ahmad menyebutkan, komite manajemen masjid dan surau juga akan membersihkan dan mendisinfeksi tempat ibadah umat Muslim selama periode penutupan tersebut.

Menurut Yusof, Dewan Fatwa Negeri Sembilan akan memutuskan, apakah akan membuka kembali masjid dan surau setelah 26 Maret

Mufti Negara Bagian Perlis Mohd Asri Zainul Abidin mengatakan di halaman Facebook-nya, semua kegiatan kelompok di masjid-masjid termasuk salat Jumat akan dibatalkan untuk sementara waktu.

Baca Juga: 15 hari tidak cukup, Spanyol perpanjang keadaan darurat virus corona

"Muslim didesak untuk melakukan salat jemaah di rumah selama 14 hari, dimulai dengan salat Maghrib pada 16 Maret hingga salat Isya pada 29 Maret," katanya. Panggilan masjid untuk salat juga akan diubah untuk mengatakan, "salat di rumahmu".




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×