kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Kasus virus corona melonjak, PM Kamboja: Kita sudah di ambang kematian!


Kamis, 15 April 2021 / 16:22 WIB
ILUSTRASI. Presiden Partai Rakyat Kamboja (CPP) dan Perdana Menteri Kamboja Hun Sen menyapa dalam upacara di markas partai untuk menandai peringatan 38 tahun penggulingan rezim Khmer Merah Pol Pot di Phnom Penh, 7 Januari 2017. REUTERS/Samrang Pring.


Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

Penduduk Phnom Penh dan Ta Khmau dilarang meninggalkan rumah mereka selama dua minggu, kecuali pergi ke rumahsakit atau membeli obat. Hanya dua anggota rumahtangga yang diizinkan keluar untuk membeli makanan.

Pada Kamis (15 April) pagi, polisi memblokir pengendara agar tidak melewati pos pemeriksaan yang didirikan di perbatasan antara dua kota, dengan penduduk menunjukkan kartu identitas mereka yang berharap bisa lewat.

Blokade juga didirikan di sekitar Norodom Boulevard di kawasan Monumen Kemerdekaan yang ikonik untuk mencegah orang bepergian.

Sebelum wabah komunitas terdeteksi pada Februari lalu, kasus virus corona di Kamboja relatif lebih rendah dibandung tetangga satu kawasan. Tapi para ahli telah memperingatkan, itu karena kurangnya tes virus yang meluas.

Selanjutnya: Sejumlah negara hentikan sementara vaksin Johnson & Johnson karena pembekuan darah




TERBARU

[X]
×