Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - LONDON. Pemerintah Inggris memutuskan menambah pengerahan sistem pertahanan udara dan pasukan ke Timur Tengah untuk membantu sekutu menghadapi meningkatnya serangan Iran.
Langkah ini menegaskan komitmen London memperkuat keamanan kawasan di tengah eskalasi konflik.
Menteri Pertahanan Inggris John Healey menyampaikan, penguatan militer dilakukan seiring intensitas serangan yang terus berlanjut.
Dalam kunjungannya ke Arab Saudi, Qatar, dan Bahrain, Healey juga membahas koordinasi keamanan regional, termasuk isu strategis di Selat Hormuz.
Baca Juga: Ini Daftar Negara yang Repatriasi Warganya Akibat Terjebak Konflik di Timur Tengah
Sebagai bagian dari langkah tersebut, Inggris akan mengirimkan sistem pertahanan udara berbasis darat Sky Sabre ke Arab Saudi.
Selain itu, penempatan jet tempur Typhoon di Qatar, yang dioperasikan dalam skuadron gabungan dengan negara tersebut akan diperpanjang.
Di Bahrain, Inggris telah menempatkan Lightweight Multirole Launcher yang saat ini sedang diintegrasikan ke dalam sistem pertahanan negara tersebut.
Tak hanya peralatan, Inggris juga akan mengerahkan hampir 1.000 personel militer ke berbagai titik di Timur Tengah.
Pasukan ini bertugas membantu instalasi, pelatihan, hingga pengoperasian sistem pertahanan udara guna memperkuat perlindungan wilayah udara sekutu.
Baca Juga: Italia Siap Kirim Sistem Pertahanan Udara ke Negara Teluk Hadapi Serangan Iran
“Kami akan terus berdiri bersama mitra jangka panjang kami di Timur Tengah dan mendorong penyelesaian konflik secepatnya,” ujar Healey.
Langkah ini mencerminkan upaya Inggris memperkuat kerja sama pertahanan dengan negara-negara Teluk sekaligus menjaga stabilitas kawasan yang semakin rentan akibat konflik yang berkepanjangan.













