kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

Kata WHO, ada 20 vaksin virus corona di dunia yang sedang dikembangkan


Senin, 23 Maret 2020 / 16:14 WIB
ILUSTRASI. Logo WHO di luar Gedung World Health Organization (WHO) di Jenewa, Swiss, 6 Februari 2020.


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

Para ilmuwan terkemuka mengatakan, uji coba klinis dan pengujian keamanan untuk mendapatkan vaksin hingga bisa didistribusikan ke masyarakat bisa memakan waktu hingga 18 bulan. 

Menurut Direktur Eksekutif Program Kedaruratan WHO Dr Mike Ryan, walau vaksin virus corona sangat mendesak, uji coba juga penting. "Hanya ada satu hal yang lebih berbahaya dari virus yang buruk dan itu adalah vaksin yang buruk," katanya seperti dilansir CNBC.

Ryan mengungkapkan, perlu menjadi sangat hati-hati dalam mengembangkan produk apapun yang potensial akan diinjeksikan ke sebagian besar populasi dunia.  

Setelah vaksin ditemukan, para pejabat WHO memperingatkan tentang rintangan logistik, keuangan, hingga etika lain yang akan para pemimpin dunia hadapi. "Bahkan jika nantinya kita mendapatkan vaksin yang terbukti efektif, vaksin tersebut harus tersedia untuk semua orang. Harus ada akses yang adil dan merata," ujar Ryan. 

Baca Juga: Seluk-beluk virus corona, mulai ciri-ciri, bentuk, hingga penyebarannya

"Bagaimana kita memastikan untuk memperoleh vaksin yang cukup dengan tepat waktu, bagimana kita memastikan dapat mendistribusikan vaksin ke seluruh dunia, dan bagaimana kita meyakinkan orang-orang untuk menggunakan vaksin tersebut," tambah Ryan. 

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus telah menghubungi para pemimpin dunia terkait masalah ini. "Vaksin tidak boleh hanya untuk orang kaya, tetapi juga harus tersedia bagi mereka yang tidak mampu membelinya. Kita harus menjawab pertanyaan ini sedini mungkin," ujar Tedros.

Penulis: Vina Fadhrotul Mukaromah

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Who Sebut Ada 20 Vaksin Virus Corona Di Dunia yang Tengah Dikembangkan"




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×