kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.024   -64,00   -0,35%
  • IDX 6.064   22,49   0,37%
  • KOMPAS100 797   6,39   0,81%
  • LQ45 605   5,04   0,84%
  • ISSI 210   -0,12   -0,05%
  • IDX30 341   2,35   0,69%
  • IDXHIDIV20 425   2,65   0,63%
  • IDX80 91   0,78   0,87%
  • IDXV30 116   0,84   0,73%
  • IDXQ30 110   0,76   0,70%

Kecelakaan pesawat di Iran, Presiden Ukraina: Kami pasti akan menemukan kebenaran


Kamis, 09 Januari 2020 / 17:07 WIB
ILUSTRASI. Seorang petugas penyelamat berjalan di antara puing-puing pesawat Ukraine International Airlines, yang jatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Imam Khomeini, di pinggiran Tehran, Iran, 8 Januari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - KIEV. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan, pemerintahannya sedang mempertimbangkan beberapa kemungkinan penyebab kecelakaan pesawat di Iran, yang menewaskan 176 warga negara dari 7 negara.

Pesawat Ukraina International Airlines jatuh tak lama setelah lepas landas dari bandara Teheran pada Rabu (8/1). Di antara para korban adalah 82 warga Iran, 63 warga Kanada, 11 warga Ukraina, 10 warga Swedia, tiga warga Jerman, dan tiga warga Inggris.

Dalam sebuah pernyataan di televisi, Zelenskiy meminta orang-orang untuk menahan diri dari manipulasi, spekulasi, teori konspirasi, dan evaluasi tergesa-gesa atas kecelakaan pesawat di Iran.

Baca Juga: Investigasi Iran mengatakan pesawat Ukraina terbakar sebelum kecelakaan

Zelenskiy, yang kemarin mengakhiri kunjungan ke Oman, hari ini meletakkan bunga di bandara Boryspil, tempat Ukraina International Airlines berbasis. Dia menetapkan 9 Januari sebagai hari berkabung nasional.

"Tidak diragukan lagi, prioritas untuk Ukraina adalah untuk mengidentifikasi penyebab kecelakaan pesawat. Kami pasti akan menemukan kebenarannya," kata Zelenskiy.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×