kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

Kecelakaan pesawat di Iran, Presiden Ukraina: Kami pasti akan menemukan kebenaran


Kamis, 09 Januari 2020 / 17:07 WIB
ILUSTRASI. Seorang petugas penyelamat berjalan di antara puing-puing pesawat Ukraine International Airlines, yang jatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Imam Khomeini, di pinggiran Tehran, Iran, 8 Januari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - KIEV. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan, pemerintahannya sedang mempertimbangkan beberapa kemungkinan penyebab kecelakaan pesawat di Iran, yang menewaskan 176 warga negara dari 7 negara.

Pesawat Ukraina International Airlines jatuh tak lama setelah lepas landas dari bandara Teheran pada Rabu (8/1). Di antara para korban adalah 82 warga Iran, 63 warga Kanada, 11 warga Ukraina, 10 warga Swedia, tiga warga Jerman, dan tiga warga Inggris.

Dalam sebuah pernyataan di televisi, Zelenskiy meminta orang-orang untuk menahan diri dari manipulasi, spekulasi, teori konspirasi, dan evaluasi tergesa-gesa atas kecelakaan pesawat di Iran.

Baca Juga: Investigasi Iran mengatakan pesawat Ukraina terbakar sebelum kecelakaan

Zelenskiy, yang kemarin mengakhiri kunjungan ke Oman, hari ini meletakkan bunga di bandara Boryspil, tempat Ukraina International Airlines berbasis. Dia menetapkan 9 Januari sebagai hari berkabung nasional.

"Tidak diragukan lagi, prioritas untuk Ukraina adalah untuk mengidentifikasi penyebab kecelakaan pesawat. Kami pasti akan menemukan kebenarannya," kata Zelenskiy.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×