kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Kecelakaan pesawat di Iran, Presiden Ukraina: Kami pasti akan menemukan kebenaran


Kamis, 09 Januari 2020 / 17:07 WIB
ILUSTRASI. Seorang petugas penyelamat berjalan di antara puing-puing pesawat Ukraine International Airlines, yang jatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Imam Khomeini, di pinggiran Tehran, Iran, 8 Januari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - KIEV. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan, pemerintahannya sedang mempertimbangkan beberapa kemungkinan penyebab kecelakaan pesawat di Iran, yang menewaskan 176 warga negara dari 7 negara.

Pesawat Ukraina International Airlines jatuh tak lama setelah lepas landas dari bandara Teheran pada Rabu (8/1). Di antara para korban adalah 82 warga Iran, 63 warga Kanada, 11 warga Ukraina, 10 warga Swedia, tiga warga Jerman, dan tiga warga Inggris.

Dalam sebuah pernyataan di televisi, Zelenskiy meminta orang-orang untuk menahan diri dari manipulasi, spekulasi, teori konspirasi, dan evaluasi tergesa-gesa atas kecelakaan pesawat di Iran.

Baca Juga: Investigasi Iran mengatakan pesawat Ukraina terbakar sebelum kecelakaan

Zelenskiy, yang kemarin mengakhiri kunjungan ke Oman, hari ini meletakkan bunga di bandara Boryspil, tempat Ukraina International Airlines berbasis. Dia menetapkan 9 Januari sebagai hari berkabung nasional.

"Tidak diragukan lagi, prioritas untuk Ukraina adalah untuk mengidentifikasi penyebab kecelakaan pesawat. Kami pasti akan menemukan kebenarannya," kata Zelenskiy.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×