kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   -18.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.741   18,00   0,10%
  • IDX 6.406   -95,98   -1,48%
  • KOMPAS100 833   -14,48   -1,71%
  • LQ45 633   -9,40   -1,46%
  • ISSI 225   -3,43   -1,50%
  • IDX30 354   -4,60   -1,28%
  • IDXHIDIV20 432   -4,21   -0,97%
  • IDX80 95   -1,63   -1,69%
  • IDXV30 120   -1,45   -1,19%
  • IDXQ30 113   -1,10   -0,97%

Kecelakaan pesawat di Iran, Presiden Ukraina: Kami pasti akan menemukan kebenaran


Kamis, 09 Januari 2020 / 17:07 WIB
ILUSTRASI. Seorang petugas penyelamat berjalan di antara puing-puing pesawat Ukraine International Airlines, yang jatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Imam Khomeini, di pinggiran Tehran, Iran, 8 Januari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Untuk tujuan ini, penyelidikan menyeluruh dan independen akan dilakukan sesuai dengan hukum internasional," ujarnya, Kamis (9/1), seperti dikutip Reuters.

Zelenskiy mengungkapkan, dia akan berbicara melalui telepon dengan Presiden Iran untuk meningkatkan kerjasama dalam menyelidiki kecelakaan pesawat Boeing 737-800 NG itu.

Baca Juga: Sejumlah spekulasi atas jatuhnya pesawat Ukraina yang tewaskan 176 orang di Iran

Penyebab kecelakaan pesawat masih belum diketahui. Kedutaan Ukraina di Iran pada Rabu (8/1) sempat menyebutkan, kerusakan mesin sebagai penyebab kecelakaan itu. Tapi, kemudian mereka menyatakan, pernyataan tersebut tidak resmi.

Penyelidik penerbangan sipil Iran mengatakan, Kamis (9/1), pesawat itu terbakar segera sebelum jatuh. Laporan tersebut mengutip saksi di darat dan di pesawat yang melintas di ketinggian sama yang menyebutkan, pesawat itu terbakar ketika masih terbang.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×