kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.944   -29,00   -0,16%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

Kecelakaan pesawat di Iran, Presiden Ukraina: Kami pasti akan menemukan kebenaran


Kamis, 09 Januari 2020 / 17:07 WIB
ILUSTRASI. Seorang petugas penyelamat berjalan di antara puing-puing pesawat Ukraine International Airlines, yang jatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Imam Khomeini, di pinggiran Tehran, Iran, 8 Januari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Untuk tujuan ini, penyelidikan menyeluruh dan independen akan dilakukan sesuai dengan hukum internasional," ujarnya, Kamis (9/1), seperti dikutip Reuters.

Zelenskiy mengungkapkan, dia akan berbicara melalui telepon dengan Presiden Iran untuk meningkatkan kerjasama dalam menyelidiki kecelakaan pesawat Boeing 737-800 NG itu.

Baca Juga: Sejumlah spekulasi atas jatuhnya pesawat Ukraina yang tewaskan 176 orang di Iran

Penyebab kecelakaan pesawat masih belum diketahui. Kedutaan Ukraina di Iran pada Rabu (8/1) sempat menyebutkan, kerusakan mesin sebagai penyebab kecelakaan itu. Tapi, kemudian mereka menyatakan, pernyataan tersebut tidak resmi.

Penyelidik penerbangan sipil Iran mengatakan, Kamis (9/1), pesawat itu terbakar segera sebelum jatuh. Laporan tersebut mengutip saksi di darat dan di pesawat yang melintas di ketinggian sama yang menyebutkan, pesawat itu terbakar ketika masih terbang.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×