kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Kecelakaan pesawat di Iran, Presiden Ukraina: Kami pasti akan menemukan kebenaran


Kamis, 09 Januari 2020 / 17:07 WIB
ILUSTRASI. Seorang petugas penyelamat berjalan di antara puing-puing pesawat Ukraine International Airlines, yang jatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Imam Khomeini, di pinggiran Tehran, Iran, 8 Januari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Untuk tujuan ini, penyelidikan menyeluruh dan independen akan dilakukan sesuai dengan hukum internasional," ujarnya, Kamis (9/1), seperti dikutip Reuters.

Zelenskiy mengungkapkan, dia akan berbicara melalui telepon dengan Presiden Iran untuk meningkatkan kerjasama dalam menyelidiki kecelakaan pesawat Boeing 737-800 NG itu.

Baca Juga: Sejumlah spekulasi atas jatuhnya pesawat Ukraina yang tewaskan 176 orang di Iran

Penyebab kecelakaan pesawat masih belum diketahui. Kedutaan Ukraina di Iran pada Rabu (8/1) sempat menyebutkan, kerusakan mesin sebagai penyebab kecelakaan itu. Tapi, kemudian mereka menyatakan, pernyataan tersebut tidak resmi.

Penyelidik penerbangan sipil Iran mengatakan, Kamis (9/1), pesawat itu terbakar segera sebelum jatuh. Laporan tersebut mengutip saksi di darat dan di pesawat yang melintas di ketinggian sama yang menyebutkan, pesawat itu terbakar ketika masih terbang.




TERBARU

[X]
×