kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Kejaksaan selidiki dugaan Trump memanipulasi aset untuk dapat keringanan pajak


Selasa, 25 Agustus 2020 / 09:33 WIB
ILUSTRASI. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengangkat jari telunjuknya setelah menandatangani perintah eksekutif untuk bantuan ekonomi dalam sebuah konferensi pers di tengah penyebaran penyakit virus korona (COVID-19), di resor golf miliknya di Bedminster, New


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

Empat properti sedang diselidiki, dengan fokus khusus pada properti seluas 212 acre (85,8 hektar) di utara Westchester County, utara Kota New York, yang disebut Seven Springs Estate.

Properti lain yang sedang diselidiki termasuk 40 Wall Street di pusat kota Manhattan, Trump National Golf Club di Los Angeles, dan Trump International Hotel and Tower di Chicago.

Baca Juga: China: Tindakan AS terorganisir dan sistematis dalam melakukan bully ekonomi

Jaksa Agung mengatakan properti terakhir yang membentang sepanjang seperempat mil di atas Sungai Chicago, telah "dihilangkan" dari "Pernyataan Kondisi Keuangan" Donald Trump sejak 2009.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×