kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Kepanikan Singapura mereda, Malaysia tetap impor makanan segar


Rabu, 18 Maret 2020 / 17:58 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang membeli makanan di supermarket di tengah kekhawatiran gangguan pasokan setelah Malaysia mengumumkan penutupan perbatasan, pasca wabah virus corona baru, di Singapura, 17 Maret 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Chan mengatakan, ia juga sudah melakukan pembicaraan dengan Menteri Senior sekaligus Menteri Perdagangan dan Perindustrian malaysia Azmin Ali pada Senin (17/3) sore.

"Kami berdua sepakat, adalah kepentingan bersama untuk memastikan rantai pasokan tetap kuat, dan kami harus mempertahankan kepercayaan pada karyawan dan bisnis agar berhasil mengatasi tantangan Covid-19," katanya.

Baca Juga: Lockdown, inilah titah Raja terhadap rakyat Malaysia!

Dalam pernyataan yang Channelnewsasia.com lansir, Azmin menyebutkan, ia meyakinkan Chan bahwa Malaysia akan melakukan yang terbaik untuk memfasilitasi pasokan barang-barang penting, seperti makanan segar dan obat-obatan, meski secara ketat sesuai dengan protokol kesehatan.

"Dengan demikian, kami akan melakukan tindakan strategis untuk memastikan kesehatan dan kesejahteraan pekerja agar saling menguntungkan," ujar Azmin.




TERBARU

[X]
×