kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45863,16   -14,36   -1.64%
  • EMAS920.000 -0,86%
  • RD.SAHAM -1.01%
  • RD.CAMPURAN -0.38%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Kerjasama militer baru Yunani-Israel, kekuatan udara jadi fokus


Minggu, 25 April 2021 / 14:05 WIB
Kerjasama militer baru Yunani-Israel, kekuatan udara jadi fokus

Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - ATHENA. Yunani dan Israel menandatangani kerjasama pertahanan terbesar mereka pada Minggu (18/4). Melalui kesepakatan ini, kedua negara akan fokus membangun kekuatan udara serta beberapa sektor utama lainnya.

Melansir Reuters, kesepakatan tersebut mencakup kontrak senilai US$ 1,65 miliar untuk pembentukan dan pengoperasian pusat pelatihan untuk Angkatan Udara Hellenic (Yunani) yang akan dikelola oleh kontraktor pertahanan Israel Elbit Systems untuk periode 22 tahun.

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz menjelaskan, pusat pelatihan yang akan dibangun nanti akan meniru akademi penerbangan Israel, lengkap dengan 10 pesawat pelatihan M-346 yang diproduksi oleh perusahaan Leonardo dari Italia.

"Saya yakin program ini akan meningkatkan kemampua dan memperkuat ekonomi Israel dan Yunani. Dengan demikian, kemitraan antara kedua negara akan semakin dalam di tingkat pertahanan, ekonomi dan politik," ungkap Gantz, seperti dikutip Reuters.

Elbit juga akan memasok perlengkapan untuk meningkatkan kemampuan dan mengoperasikan jet tempur T-6 milik Yunani, termasuk memberikan pelatihan, alat simulator, dan dukungan logistik.

Baca Juga: Turki dan Libya sahkan kesepakatan maritim untuk kawasan Mediterania Timur

Kerjasama militer kedua negara ini disahkan setelah pertamuan antara para menteri luar negeri Uni Emirat Arab, Yunani, Siprus, dan Israel pada Jumat (16/4), yang semuanya sepakat untuk memperdalam kerjasama.

Keempat negara tersebut akan berusaha untuk memperdalam kerjasama di berbagai bidang, mulai dari energi hingga memerangi Covid-19.

Pada Minggu, Angkatan Udara Israel dan Yunani memulai latihan bersama di Yunani. Dalam latihan bersama sebelumnya di Yunani, pesawat tempur Israel berlatih melawan rudal pertahanan udara S-300 yang bertugas di Kreta.

S-300 merupakan sistem pertahanan buatan Rusia yang terpasang di Suriah dan Iran, yang merupakan musuh Israel. Sebuah sumber dari Komando Pertahanan Nasional Hellenic mengatakan, S-300 masih belum diaktifkan pada pelatihan Minggu kemarin.

Selanjutnya: Percaya diri, Jenderal Iran sebut pertahanan udara negaranya yang terbaik di kawasan




TERBARU

[X]
×