kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.572.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.899   -34,00   -0,19%
  • IDX 6.050   18,38   0,30%
  • KOMPAS100 780   4,99   0,64%
  • LQ45 598   4,47   0,75%
  • ISSI 211   -0,30   -0,14%
  • IDX30 333   2,38   0,72%
  • IDXHIDIV20 425   3,14   0,74%
  • IDX80 89   0,52   0,59%
  • IDXV30 116   0,67   0,58%
  • IDXQ30 109   0,84   0,78%

Kian membara, India kirim pasukan ke 4 puncak bukit strategis di perbatasan China


Selasa, 01 September 2020 / 20:36 WIB
ILUSTRASI. Tentara India beristirahat di samping senjata artileri di kamp transit darurat sebelum menuju ke Ladakh, dekat Baltal, Tenggara Srinagar, 16 Juni 2020.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Pejabat India itu menyebutkan, China juga telah mengkonsolidasikan posisi di tepi Utara Danau Pangong Tso, dengan apa yang tampak seperti posisi pertahanan baru.

Tetapi, Ji Rong, juru bicara Kedutaan Besar China di New Delhi, menyatakan, pasukan India telah melanggar LAC di tepi Selatan Pangong Tso dan dekat jalur gunung lainnya.

"Apa yang telah dilakukan India berlawanan dengan upaya yang dilakukan oleh kedua belah pihak untuk jangka waktu tertentu guna meredakan dan mendinginkan situasi di lapangan, dan China dengan tegas menentang hal ini," katanya seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Memanas lagi, India: Pasukan China lakukan gerakan militer di perbatasan

"India mengatakan, itu untuk mencegah aktivitas militer China," kata editorial Global Times yang didukung Pemerintah China. "Kata pencegahan menunjukkan, pasukan India yang pertama melakukan tindakan destruktif, dan pasukan India kali ini memulai pertikaian".

Pada Juni lalu, 20 tentara India tewas dalam pertempuran jarak dekat dengan pasukan China di daerah Galwan, Ladakh, bentrokan paling serius antara kedua negara dalam 50 tahun terakhir.

Kedua belah pihak kemudian setuju untuk mundur dengan para panglima militer di wilayah itu mengadakan lima putaran pembicaraan. Tetapi, militer India menyatakan pada pekan ini, Beijing telah mengingkari kesepakatan dengan melakukan "gerakan militer yang provokatif untuk mengubah status quo".




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×