kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Kim Jong Un akui pandemi dunia semakin di luar kendali


Jumat, 03 September 2021 / 16:20 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - PYONGYANG. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un kini mulai mendesak upaya untuk mencegah penyebaran virus corona yang dilihatnya semakin mengancam perekonomian negara.

Pada pertemuan politbiro Partai Buruh hari Kamis (2/9), Kim juga meminta para pejabatnya untuk semakin memperkuat langkah-langkah dalam menghadapi bencana alam yang telah terbukti menyengsarakan rakyat.

Dilansir Reuters dari KCNA, langkah-langkah ekonomi mendominasi agenda pertemuan tinggi partai berkuasa tersebut.

Baca Juga: Kim Jong-un beberkan program pencegahan bencana alam dan wabah Covid-19

Kim kini mengakui bahwa situasi pandemi di dunia semakin berbahaya dan di luar kendali. Maka dari itu, penting bagi Korea Utara untuk memperketat segala aturan pencegahan.

"Memperketat pencegahan epidemi adalah tugas terpenting yang tidak boleh dilonggarkan bahkan sesaat dalam situasi saat ini," ungkap Kim.

Korea Utara sampai saat ini memang belum melaporkan adanya infeksi Covid-19 di wilayahya. Namun, klaim tersebut seringkali diragukan mengingat kemampuan medis negara itu yang sangat terbatas.

Korea Utara bahkan telah menolak pengiriman vaksin Covid-19 Sinovac dari China dan AstraZeneca.

Ekonomi Korea Utara terkena pukulan telak dari sanksi internasional dan penguncian perbatasan yang mereka berlakukan sendiri demi mencegah masuknya virus corona.

Baca Juga: Ini alasan Korea Utara tolak 3 juta dosis vaksin COVID-19 buatan Sinovac

Hujam lebat dan angin topan musiman juga telah menghancurkan lahan pertanian dan perumahan warga, menyebabkan krisis pangan yang berkepanjangan.

Kim menggarisbawahi perlunya mengambil langkah-langkah menyeluruh untuk mengatasi iklim abnormal yang bahayanya semakin tinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Beberapa pekerjaan utama yang diminta Kim kepada para pejabatnya antara lain adalah perbaikan sungai, reboisasi untuk pengendalian erosi, pemeliharaan tanggul dan proyek tanggul pasang surut.

Selanjutnya: Korea Utara meminta Jepang bertobat atas kebrutalan di era kolonial




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×