kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.914   -281,38   -4,54%
  • KOMPAS100 783   -41,23   -5,00%
  • LQ45 590   -29,77   -4,81%
  • ISSI 205   -9,46   -4,41%
  • IDX30 334   -15,33   -4,38%
  • IDXHIDIV20 413   -15,06   -3,52%
  • IDX80 89   -4,94   -5,27%
  • IDXV30 113   -4,40   -3,74%
  • IDXQ30 108   -4,14   -3,69%

Kim Jong-un Pamer Kapal Selam Nuklir Pertama Korea Utara, Dunia Waspada


Jumat, 26 Desember 2025 / 07:12 WIB
Kim Jong-un Pamer Kapal Selam Nuklir Pertama Korea Utara, Dunia Waspada
ILUSTRASI. Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memamerkan apa yang diklaim sebagai kapal selam bertenaga nuklir pertama milik negaranya. (dok/phl17.com)


Sumber: Telegraph | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Profesor studi internasional Universitas Ewha Womans, Leif-Eric Easley, menilai bahwa Pyongyang sendiri merupakan penyebab utama meningkatnya ketegangan di kawasan.

Menurutnya, meskipun Kim benar bahwa perlombaan kapal selam nuklir akan meningkatkan ketidakstabilan di kawasan, situasi ini justru dipicu oleh kebijakan Korea Utara sendiri, mulai dari penolakan diplomasi, ancaman nuklir terhadap negara tetangga, hingga pengalihan sumber daya besar untuk militer ketimbang pembangunan ekonomi rakyat.

KCNA juga mengungkap bahwa Kim Jong-un menerima pesan dari Presiden Rusia Vladimir Putin pada 18 Desember. Putin memuji partisipasi tentara Korea Utara dalam perang Ukraina sebagai bukti “persahabatan yang tak terkalahkan” antara Moskow dan Pyongyang.

Putin menyebut tahun 2025 sebagai tahun yang memiliki makna khusus bagi hubungan kedua negara.

Tonton: Klarifikasi Hashim Djojohadikusumo Soal Lahan Sawit Prabowo

Kesimpulan

Pemunculan kapal selam nuklir pertama Korea Utara menandai eskalasi serius dalam kemampuan militer Pyongyang dan memperkuat sinyal bahwa rezim Kim Jong-un semakin mengandalkan kekuatan nuklir sebagai alat tawar geopolitik. Langkah ini berpotensi memperdalam ketegangan di Semenanjung Korea, mempercepat perlombaan senjata regional, serta mempererat poros militer Korea Utara–Rusia di tengah konflik global yang semakin terpolarisasi.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×