kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Kisah para prajurit AS di Irak selamat dari serangan rudal Iran


Selasa, 14 Januari 2020 / 08:29 WIB
ILUSTRASI. Marinir AS dengan Batalion ke-2, Marinir ke-7, ditugaskan ke Gugus Tugas Angkatan Udara-Darat-Tujuan Khusus-Crisis Response-Command Central (SPMAGTF-CR-CC) 19.2, memperkuat Senyawa Kedutaan Besar AS di Baghdad, Irak, 2 Januari 2020.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Para pemimpin militer AS mengatakan bahwa itu berkat para komandan di lapangan, bukan niat baik Teheran.

Di satu lokasi, sebuah rudal jelajah telah menimbulkan kawah besar dan membakar tempat tinggal yang terbuat dari kontainer pengiriman.

Dinding ledakan beton berat roboh dan kontainer pengiriman dihancurkan dan hangus bersama isinya termasuk sepeda, kursi dan perabotan lainnya. Beberapa tentara mengatakan salah satu tempat mereka berlindung hampir meledak karena berada di balik dinding ledakan.

Baca Juga: Ini pernyataan Trump soal pembunuhan Soleimani yang memicu kontroversi

Hampir selusin rudal menghantam pangkalan udara, tempat pasukan AS melakukan "rencana pencar" untuk memindahkan tentara dan peralatan ke berbagai wilayah berbenteng satu sama lain.

Amerika Serikat tidak memiliki pertahanan udara Patriot di pangkalan, menempatkan tanggung jawab pada komandan lokal untuk melindungi pasukan mereka. 

"Kami mendapat pemberitahuan bahwa mungkin ada serangan beberapa jam sebelumnya, jadi ada peralatan yang dipindahkan," kata Sersan Staf AS Tommie Caldwell.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×