kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

KKR Gandeng Singtel Akuisisi ST Telemedia, Valuasi Mencapai S$ 13 Miliar


Minggu, 01 Februari 2026 / 11:49 WIB
KKR Gandeng Singtel Akuisisi ST Telemedia, Valuasi Mencapai S$ 13 Miliar
ILUSTRASI. Konsorsium yang dipimpin KKR hampir mencapai kesepakatan untuk membeli ST Telemedia Global Data Centres ( REUTERS/BRENDAN MCDERMID)


Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Konsorsium yang dipimpin KKR hampir mencapai kesepakatan untuk membeli ST Telemedia Global Data Centres. Aksi akuisisi ini akan membuat valuasi ST Telemedia mencapai lebih dari S$ 13 miliar, sekitar Rp 171,47 triliun.

Wall Street Journal melaporkan, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut, KKR akan mengakuisisi penyedia pusat data global yang berbasis di Singapura dari perusahaan induknya. Dalam akuisisi ini, KKR menggandeng Singtel.

Reuters melaporkan pada November, KKR dan Singapore Telecommunications sedang dalam pembicaraan lanjutan untuk membeli lebih dari 80% saham ST Telemedia Global Data Centres. Akuisisi ini akan memberi mereka kepemilikan penuh, dengan nilai lebih dari S$ 5 miliar, sekitar Rp 65,95 triliun.

Baca Juga: Jensen Huang Tegaskan Nvidia Akan Berinvestasi Besar ke OpenAI

Saat ini KKR memiliki sekitar 14% saham di ST Telemedia. Sementara Singtel, operator telekomunikasi terbesar di Singapura, memiliki lebih dari 4% saham. Sisanya dimiliki oleh ST Telemedia, yang sepenuhnya dimiliki oleh Temasek Holdings.

Jika berhasil, kesepakatan ini akan menjadi salah satu transaksi pusat data terbesar di Asia. Transaksi ini akan meramaikan pasar kecerdasan buatan, yang menciptakan peningkatan permintaan akan infrastruktur digital.

Didirikan pada 2014 dan berkantor pusat di Singapura, ST Telemedia Global Data Centres menggambarkan dirinya sebagai salah satu penyedia pusat data dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

Baca Juga: Aksi Merger dan Akuisisi di India Meningkat Capai US$ 41 Miliar

Perusahaan ini mengoperasikan lebih dari 100 pusat data dengan beban TI lebih dari 2 gigawatt di lebih dari 20 pasar utama, termasuk Singapura, India, dan Jepang, serta Eropa, melalui merek VIRTUS di Inggris, Jerman, dan Italia.

Selanjutnya: Danantara Berpeluang Masuk ke Pasar Saham, Rosan: Tunggu Proses Demutualisasi Selesai

Menarik Dibaca: Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Minggu (1/2/2026) Kompak Turun




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×