kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.960   -13,00   -0,07%
  • IDX 5.952   68,06   1,16%
  • KOMPAS100 772   8,45   1,11%
  • LQ45 584   5,84   1,01%
  • ISSI 206   2,22   1,09%
  • IDX30 331   3,82   1,17%
  • IDXHIDIV20 406   3,96   0,98%
  • IDX80 88   1,03   1,19%
  • IDXV30 110   1,68   1,55%
  • IDXQ30 106   1,01   0,97%

Kluster baru virus corona bikin cemas Hong Kong akan penularan lokal


Selasa, 02 Juni 2020 / 15:52 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria memakai masker berjalan melalui distrik pusat keuangan, setelah wabah virus corona baru, di Hong Kong, China, 26 Februari 2020. REUTERS/Tyrone Siu


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - HONG KONG. Kluster baru virus corona yang terdiri dari sembilan kasus menyuarakan keprihatinan di Hong Kong atas transmisi lokal di wilayah yang telah menjadi salah satu yang paling sukses dalam mengendalikan pandemi.

Melansir Reuters, dua kasus pertama di kluster baru tersebut, suami istri, terkonfirmasi positif terjangkit virus corona pada Minggu (31/5). 

Sejak itu, empat tetangga, dua rekan kerja istri, dan seorang petugas medis pemadam kebakaran yang membawa wanita itu ke rumahsakit terinfeksi. Belum ada satu pun dari sembilan kasus tersebut yang ke luar negeri baru-baru ini.

Baca Juga: Makin panas, China ancam pembalasan bila AS jatuhkan sanksi soal Hong Kong

"Kami sangat prihatin dengan kluster ini," kata Pemimpin Hong Kong Carrie Lam dalam konferensi pers mingguan, Selasa (2/6), sebelum pertemuan dengan dewan eksekutif, seperti dikutip Reuters

Wanita yang terinfeksi itu adalah pekerja shift malam di gudang Kerry Logistics, tempat dia memberi label makanan yang diimpor dari Inggris, media Hong Kong melaporkan.

Karena itu, Pemerintah Hong Kong berencana memperpanjang larangan pertemuan kelompok yang lebih besar. Kebijakan itu akan berakhir pada Kamis (4/6), dan telah diperpanjang beberapa kali untuk periode dua minggu.

Baca Juga: Soal UU Keamanan Hong Kong, AS langsung bersiap memberi sanksi bagi China

Pertama kali sejak 30 tahun




TERBARU

[X]
×