kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Koeman Bela Strategi Lima Bek Meski Belanda Tersingkir dari Piala Dunia 2026


Selasa, 30 Juni 2026 / 17:17 WIB
Koeman Bela Strategi Lima Bek Meski Belanda Tersingkir dari Piala Dunia 2026
ILUSTRASI. Koeman tak menyesali taktik 5 bek meski Belanda kalah adu penalti. (REUTERS/Phil Noble)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pelatih Belanda, Ronald Koeman, menegaskan keputusan menerapkan strategi bertahan saat menghadapi Maroko di babak 16 besar Piala Dunia bukan karena rasa takut terhadap lawan. Menurutnya, pendekatan tersebut dipilih berdasarkan analisis taktik untuk meningkatkan peluang meraih kemenangan.

Namun, strategi tersebut gagal membuahkan hasil. Belanda harus tersingkir setelah kalah 2-3 melalui adu penalti usai bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu pada pertandingan yang berlangsung Senin (30/6/2026).

Koeman mengaku tidak menyesali keputusannya memainkan lima bek sejak awal laga, meski menyadari dirinya akan menuai kritik usai kegagalan tersebut.

Pelatih berusia 63 tahun itu sebelumnya juga kerap mendapat sorotan karena meninggalkan filosofi tradisional sepak bola Belanda yang identik dengan permainan menyerang. Kendati demikian, ia menilai strategi bertahan merupakan pilihan paling tepat untuk menghadapi kekuatan Maroko.

Baca Juga: Korea Selatan Gagal di Piala Dunia 2026, Presiden Murka hingga Minta Investigasi

"Dengan pendekatan bertahan ini, kami memberikan jauh lebih sedikit ruang kepada lawan dibandingkan saat pertandingan fase grup," ujar Koeman.

Ia menambahkan akan menentukan masa depannya sebagai pelatih Belanda setelah melakukan evaluasi menyeluruh atas kegagalan tim di Piala Dunia.

"Itu adalah sisi positifnya, tetapi di sisi lain kami memang menjadi kurang agresif dalam menyerang," katanya.

Koeman menegaskan bahwa strategi yang diterapkannya tidak bisa dinilai hanya dari hasil akhir pertandingan.

"Anda boleh menilai taktik ini sesuka hati, tetapi kenyataannya kami memberi jauh lebih sedikit peluang kepada tim yang jauh lebih kuat dibandingkan Swedia dan Tunisia. Jika saya harus mengulang pertandingan ini, saya akan menggunakan strategi yang sama," tegasnya.

Menurut Koeman, penilaian terhadap keputusannya akan sangat berbeda apabila Belanda mampu mempertahankan keunggulan hingga laga usai.

"Saya juga tahu bahwa jika Maroko tidak mencetak gol penyeimbang pada menit-menit akhir, saya akan menerima banyak pujian sebagai pelatih Belanda. Namun sekarang, kemungkinan besar saya justru akan dicerca karena memilih memainkan lima bek. Sekali lagi, saya yakin keputusan itu memang diperlukan," ujarnya.

Strategi telah disepakati bersama pemain

Koeman mengungkapkan bahwa pendekatan taktik tersebut telah dibahas bersama para pemain sebelum pertandingan dan mendapat persetujuan seluruh tim.

"Anda tentu akan mengkritik saya, dan itu adalah hak Anda. Tetapi Anda menyaksikan sepak bola dari pinggir lapangan," kata Koeman kepada wartawan.

Baca Juga: Hasil Belanda vs Maroko: Singa Atlas Pulangkan Tim Oranye Lewat Adu Penalti!

"Saya berada bersama tim setiap hari. Saya tahu apa yang harus diperbaiki. Inilah cara saya memperbaikinya. Dan sekali lagi, jika harus mengulang pertandingan itu, saya akan melakukan hal yang sama persis." tambahnya.

Ia juga membantah anggapan bahwa strategi defensif tersebut dilandasi rasa takut terhadap Maroko.

"Ini sama sekali bukan soal rasa takut. Mengapa harus takut? Kami bahkan memainkan tiga penyerang di lapangan," ujarnya dalam sesi konferensi pers yang berlangsung cukup tegang.

"Yang kami lakukan adalah memperkuat organisasi pertahanan, bukan karena takut, tetapi berdasarkan analisis terhadap kekuatan lawan. Kita bisa terus memperdebatkan hal ini sampai besok malam."

"Anda memiliki pendapat sendiri, dan dengan segala hormat itu tidak masalah. Namun saya memiliki pandangan yang berbeda," tutup Koeman.

Sementara itu, kemenangan atas Belanda memastikan Maroko melaju ke babak perempat final dan akan menghadapi Kanada di Houston pada Sabtu mendatang.


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×