kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45793,95   -1,37   -0.17%
  • EMAS942.000 0,43%
  • RD.SAHAM 0.14%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.04%

Konglomerat pendiri Lotte Grup Shin Kyuk-ho tutup usia


Senin, 20 Januari 2020 / 08:40 WIB
Konglomerat pendiri Lotte Grup Shin Kyuk-ho tutup usia
ILUSTRASI. Pendiri Lotte Group Shin Kyuk-ho. REUTERS/Kim Hong-Ji

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Pendiri Lotte Group Shin Kyuk-ho, yang mulai memproduksi permen karet pada tahun 1948 di Jepang, meninggal dunia pada hari Minggu (19/1/2020). Saat ini, dia berusia 98 tahun.

Shin adalah pengusaha Korea Selatan terakhir yang mendirikan chaebol utama negara itu, atau konglomerat yang dikelola keluarga, yang sekarang mendominasi ekonomi terbesar keempat di Asia.

Lotte didirikan pada tahun 1948 sebagai produsen permen karet di Jepang oleh Shin, yang pindah ke negara tetangga ketika semenanjung Korea berada di bawah kekuasaan kolonial Jepang. Dia menikah dengan seorang wanita Jepang dan mereka memiliki dua putra, yang kemudian berselisih atas kendali kerajaan bisnis pada tahun 2015.

Baca Juga: Pembangunan komplek petrokimia Lotte Chemical Indonesia resmi dimulai

Sekarang, Shin Dong-bin, putra bungsu, berada di pucuk pimpinan konglomerat ritel.

Karena hubungannya yang mendalam dengan Jepang, Lotte terkadang menghadapi reaksi publik di Korea Selatan, yang mengarah pada boikot produk-produknya ketika hubungan kedua negara memburuk.

Pada 2017, Lotte juga menjadi korban korporat terbesar dari pertikaian diplomatik Korea Selatan dengan China atas keputusan Seoul untuk menggunakan sistem anti-rudal AS untuk melawan ancaman Korea Utara. Lotte, yang menawarkan tanah untuk sistem itu, melihat sebagian besar supermarketnya ditangguhkan oleh otoritas China, dan akhirnya menarik diri dari operasi tersebut.

Baca Juga: Banyak pesaing, ILOTTE optimistis akan tumbuh signifikan

Shin, yang pada saat itu terikat dengan kursi roda, dijatuhi hukuman tiga tahun penjara pada tahun 2018 karena penggelapan dan pelanggaran tugas. Tetapi dia dibebaskan dari hukuman karena kesehatannya yang buruk.

Lotte, yang memiliki gedung pencakar langit tertinggi dengan 123 lantai di negara itu, memiliki usaha yang lengkap dari makanan ringan dan minuman hingga supermarket, department store, hotel, taman hiburan dan bioskop. Salah satu unit andalannya adalah Lotte Chemical yang memiliki pabrik di Amerika Serikat.



TERBARU

[X]
×