kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.024.000   -25.000   -0,82%
  • USD/IDR 16.944   1,00   0,01%
  • IDX 7.549   -161,71   -2,10%
  • KOMPAS100 1.052   -25,09   -2,33%
  • LQ45 772   -15,40   -1,95%
  • ISSI 266   -6,60   -2,42%
  • IDX30 411   -8,11   -1,94%
  • IDXHIDIV20 507   -8,29   -1,61%
  • IDX80 118   -2,80   -2,31%
  • IDXV30 137   -2,29   -1,65%
  • IDXQ30 133   -2,27   -1,68%

Amazon Klaim Atasi Gangguan Situs yang Memengaruhi Ribuan Pengguna


Jumat, 06 Maret 2026 / 09:21 WIB
Amazon Klaim Atasi Gangguan Situs yang Memengaruhi Ribuan Pengguna


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Amazon mengumumkan pada Kamis (5/3/2026) bahwa perusahaan telah memperbaiki masalah pada kode perangkat lunak yang menyebabkan gangguan selama beberapa jam di situs webnya, memengaruhi ribuan pembeli.

Gangguan ini terjadi sejak sekitar pukul 14.00 ET dan perlahan menurun hingga tercatat kurang dari 650 laporan masalah akses situs di AS pada pukul 20.16 ET, turun dari puncaknya sekitar 22.000 laporan, menurut situs pelacak gangguan Downdetector.

Baca Juga: Bursa Asia Bersiap Catat Pekan Terburuk dalam 6 Tahun pada Jumat (6/3/2026)

Juru bicara Amazon mengatakan, “Kami meminta maaf kepada pelanggan yang mungkin mengalami gangguan sementara saat berbelanja. Masalah telah kami perbaiki, terkait dengan penerapan kode perangkat lunak, dan situs web serta aplikasi kini berjalan normal.”

Jumlah pengguna terdampak sebenarnya mungkin berbeda dari angka Downdetector, karena situs tersebut hanya menghitung laporan yang dikirimkan oleh pengguna.

Beberapa pengguna di media sosial melaporkan kegagalan saat checkout, harga produk yang berubah-ubah, aplikasi yang crash, serta kesulitan mengakses riwayat pesanan dan halaman produk.

Downdetector juga mencatat gangguan minor pada layanan streaming Amazon, Prime Video, serta unit cloud Amazon, Amazon Web Services.

Baca Juga: Pentagon Tetapkan Anthropic sebagai Risiko Rantai Pasok, Batasi Penggunaan AI Claude

Insiden ini terjadi kurang dari enam bulan setelah gangguan besar Amazon pada Oktober 2025, yang menyebabkan kerusakan global dan mematikan ribuan aplikasi, sistem pembayaran, dan jaringan kerja selama beberapa jam.

Selain itu, beberapa pusat data Amazon di Uni Emirat Arab dan Bahrain sempat rusak akibat serangan drone terkait konflik Timur Tengah pekan ini, yang sempat mengganggu layanan cloud perusahaan.


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×