kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.868   25,00   0,15%
  • IDX 8.219   -46,79   -0,57%
  • KOMPAS100 1.159   -9,20   -0,79%
  • LQ45 830   -8,91   -1,06%
  • ISSI 295   -1,13   -0,38%
  • IDX30 433   -3,16   -0,73%
  • IDXHIDIV20 517   -3,83   -0,74%
  • IDX80 129   -1,09   -0,83%
  • IDXV30 143   -0,18   -0,13%
  • IDXQ30 140   -1,43   -1,02%

Kongres AS Peringatkan Donald Trump: Invasi Greenland Berujung Pemakzulan


Senin, 19 Januari 2026 / 05:40 WIB
Kongres AS Peringatkan Donald Trump: Invasi Greenland Berujung Pemakzulan
ILUSTRASI. Kongres AS sibuk mencari cara membatalkan tarif dan mencegah serangan militer ke Greenland. (REUTERS/Evelyn Hockstein)


Sumber: Associate Press | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Para anggota parlemen tengah mempertimbangkan sejumlah langkah untuk menutup kemungkinan serangan militer terhadap Greenland. Namun, pemerintahan Trump dikenal enggan meminta persetujuan Kongres sebelum mengambil tindakan militer.

Sejumlah legislator, termasuk Murkowski, mendorong rancangan undang-undang yang melarang penggunaan dana Departemen Pertahanan untuk menyerang atau menduduki wilayah milik sesama anggota NATO tanpa persetujuan mereka.

Murkowski juga mengusulkan agar Kongres membatalkan tarif Trump. Namun, upaya serupa sebelumnya gagal di DPR dan tetap membutuhkan tanda tangan presiden atau dukungan dua pertiga anggota Kongres untuk menolak veto.

Partai Demokrat mencoba menggunakan resolusi war powers (kewenangan perang) guna memaksa presiden meminta persetujuan Kongres sebelum terlibat konflik bersenjata. Meski satu resolusi terkait Venezuela baru-baru ini gagal, Demokrat meyakini ada peluang sebagian Republikan akan mendukung resolusi serupa jika menyangkut Greenland.

Namun, pimpinan Partai Republik berargumen bahwa resolusi semacam itu tidak relevan selama tidak ada pasukan AS yang dikerahkan.

“Kalau tidak ada tentara di lapangan, itu hanya isu hipotetis,” kata Senator Mike Rounds.

Tonton: Suku Bunga Turun, Harga Bitcoin Bisa Cetak Rekor Lagi

Beberapa Republikan justru mendukung klaim Trump bahwa AS perlu memiliki Greenland, meski menepis kemungkinan penggunaan kekuatan militer.

Penentangan paling keras di kubu Republik datang dari segelintir anggota yang akan pensiun dari Kongres tahun depan. Salah satunya, Rep. Don Bacon dari Nebraska, menyebut invasi ke Greenland bisa berujung pada pemakzulan Trump, langkah yang ia “cenderung” dukung.

Senator Thom Tillis bahkan menyalahkan para penasihat Trump, termasuk Wakil Kepala Staf Gedung Putih Stephen Miller.

“Fakta bahwa segelintir ‘penasihat’ mendorong tindakan koersif untuk merebut wilayah sekutu adalah sesuatu yang sangat bodoh,” tegas Tillis.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×