kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.917   0,00   0,00%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Kongres AS Peringatkan Donald Trump: Invasi Greenland Berujung Pemakzulan


Senin, 19 Januari 2026 / 05:40 WIB
Kongres AS Peringatkan Donald Trump: Invasi Greenland Berujung Pemakzulan
ILUSTRASI. Kongres AS sibuk mencari cara membatalkan tarif dan mencegah serangan militer ke Greenland. (REUTERS/Evelyn Hockstein)


Sumber: Associate Press | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Para anggota parlemen tengah mempertimbangkan sejumlah langkah untuk menutup kemungkinan serangan militer terhadap Greenland. Namun, pemerintahan Trump dikenal enggan meminta persetujuan Kongres sebelum mengambil tindakan militer.

Sejumlah legislator, termasuk Murkowski, mendorong rancangan undang-undang yang melarang penggunaan dana Departemen Pertahanan untuk menyerang atau menduduki wilayah milik sesama anggota NATO tanpa persetujuan mereka.

Murkowski juga mengusulkan agar Kongres membatalkan tarif Trump. Namun, upaya serupa sebelumnya gagal di DPR dan tetap membutuhkan tanda tangan presiden atau dukungan dua pertiga anggota Kongres untuk menolak veto.

Partai Demokrat mencoba menggunakan resolusi war powers (kewenangan perang) guna memaksa presiden meminta persetujuan Kongres sebelum terlibat konflik bersenjata. Meski satu resolusi terkait Venezuela baru-baru ini gagal, Demokrat meyakini ada peluang sebagian Republikan akan mendukung resolusi serupa jika menyangkut Greenland.

Namun, pimpinan Partai Republik berargumen bahwa resolusi semacam itu tidak relevan selama tidak ada pasukan AS yang dikerahkan.

“Kalau tidak ada tentara di lapangan, itu hanya isu hipotetis,” kata Senator Mike Rounds.

Tonton: Suku Bunga Turun, Harga Bitcoin Bisa Cetak Rekor Lagi

Beberapa Republikan justru mendukung klaim Trump bahwa AS perlu memiliki Greenland, meski menepis kemungkinan penggunaan kekuatan militer.

Penentangan paling keras di kubu Republik datang dari segelintir anggota yang akan pensiun dari Kongres tahun depan. Salah satunya, Rep. Don Bacon dari Nebraska, menyebut invasi ke Greenland bisa berujung pada pemakzulan Trump, langkah yang ia “cenderung” dukung.

Senator Thom Tillis bahkan menyalahkan para penasihat Trump, termasuk Wakil Kepala Staf Gedung Putih Stephen Miller.

“Fakta bahwa segelintir ‘penasihat’ mendorong tindakan koersif untuk merebut wilayah sekutu adalah sesuatu yang sangat bodoh,” tegas Tillis.

Selanjutnya: Ingin Anies Baswedan Jadi Presiden, Gerakan Rakyat Deklarasi Sebagai Parpol

Menarik Dibaca: Film Populer Letterboxd Minggu Ini, The Housemaid Masih di Daftar




TERBARU

[X]
×