CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.622   56,00   0,32%
  • IDX 6.511   -78,39   -1,19%
  • KOMPAS100 857   -9,21   -1,06%
  • LQ45 648   -7,56   -1,15%
  • ISSI 227   -3,12   -1,36%
  • IDX30 361   -4,29   -1,18%
  • IDXHIDIV20 449   -3,67   -0,81%
  • IDX80 98   -1,08   -1,10%
  • IDXV30 125   -1,10   -0,87%
  • IDXQ30 116   -1,35   -1,15%

Korea Utara diprediksi akan mulai melancarkan serangan siber terhadap rivalnya


Selasa, 20 April 2021 / 14:22 WIB
ILUSTRASI. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan istrinya Ri Sol Ju menonton pertunjukan untuk memperingati ulang tahun kelahiran mendiang pemimpin Kim Jong Il di Teater Seni Mansudae di Pyongyang, Korea Utara.


Sumber: Yonhap,Yonhap | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Lebih lanjut, Korea Utara diduga sedang berusaha untuk membuat perpecahan antara AS dan sekutunya, seperti Korea Selatan dan Jepang, yang aktif di regional yang sama dengan Korea Utara.

Bukan hanya itu, aliansi AS dan Korea Selatan baru-baru ini mengungkapkan, Korea Utara tidak lama lagi akan memperkenalkan unit kapal selam baru dengan bobot 3.000 ton.

Penilaian tersebut muncul setelah sebuah lembaga think tank AS mengatakan, Korea Utara telah memindahkan tongkang uji rudal submersible di lokasi uji misilnya ke posisi yang berbeda.

Pemindahan itu diduga terkait dengan rencana uji coba rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam (SLBM) yang akan datang.

"Otoritas intelijen Korea Selatan dan AS membuat penilaian bahwa Korea Utara telah selesai membangun kapal selam seberat 3.000 ton yang diungkap pada Juli 2019," ungkap sumber tersebut, seperti dikutip Yonhap.

Selanjutnya: Aliansi AS-Korsel menduga Korea Utara siap luncurkan kapal selam baru




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×