kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.744   5,00   0,03%
  • IDX 6.134   -27,89   -0,45%
  • KOMPAS100 807   -5,62   -0,69%
  • LQ45 620   -0,75   -0,12%
  • ISSI 216   -2,30   -1,06%
  • IDX30 355   0,07   0,02%
  • IDXHIDIV20 437   0,37   0,08%
  • IDX80 93   -0,59   -0,63%
  • IDXV30 121   -0,34   -0,28%
  • IDXQ30 115   0,12   0,10%

Harga Emas Spot Tembus US$ 4.570 Senin (25/5), Pasar Pantau Langkah Trump soal Iran


Senin, 25 Mei 2026 / 08:26 WIB
Harga Emas Spot Tembus US$ 4.570 Senin (25/5), Pasar Pantau Langkah Trump soal Iran
ILUSTRASI. Harga Emas (REUTERS/Alexander Manzyuk)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Harga emas dunia menguat lebih dari 1% pada perdagangan Senin (25/5/2026) seiring pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) dan penurunan harga minyak mentah.

Pelaku pasar juga terus mencermati perkembangan negosiasi perdamaian antara AS dan Iran yang masih berlangsung.

Baca Juga: Kapal Angkut Minyak Timteng Mulai Tinggalkan Selat Hormuz, Tujuan China dan Pakistan

Mengutip Reuters, harga emas spot naik 1,4% menjadi US$ 4.570,88 per ons troi pada pukul 00.45 GMT. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni menguat 1,1% ke level US$ 4.572,90 per ons troi.

Penguatan harga emas terjadi di tengah pelemahan dolar AS yang membuat logam mulia menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya, sehingga meningkatkan daya tarik investasi emas.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump pada Minggu (24/5) mengatakan dirinya meminta tim negosiator AS agar tidak terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran.

Baca Juga: Tiga Pekerja Tewas dalam Insiden Lifeboat di Kapal Terapung Petronas

Pernyataan tersebut meredam optimisme pasar terkait kemungkinan tercapainya kesepakatan damai dalam waktu dekat.

Sebelumnya, Trump sempat menyampaikan bahwa Washington dan Teheran telah “sebagian besar menyepakati” nota kesepahaman perdamaian yang mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz.

Harapan tercapainya kesepakatan damai turut menekan harga minyak dunia ke level terendah dalam dua pekan terakhir. Pasar menilai potensi meredanya konflik dapat memperlancar kembali distribusi energi global.

Selain faktor geopolitik, pasar juga mencermati perkembangan kebijakan moneter AS. Kevin Warsh resmi dilantik sebagai Ketua Federal Reserve pada Jumat (23/5), di tengah tekanan inflasi akibat kenaikan harga energi yang dipicu konflik Iran.

Baca Juga: Dolar AS Melemah Senin (25/5), Harapan Pembukaan Selat Hormuz Dorong Sentimen Risiko

Di pasar fisik, perdagangan emas di India masih berlangsung dengan diskon cukup besar pekan lalu karena volatilitas harga yang tinggi menekan permintaan. Sementara itu, premi emas di China dilaporkan mulai menurun.

Data terbaru juga menunjukkan posisi beli bersih (net long position) spekulan emas turun sebanyak 6.239 kontrak menjadi 94.388 kontrak pada pekan yang berakhir 19 Mei 2026.

Tidak hanya emas, logam mulia lainnya juga mencatat kenaikan harga. Harga perak spot melonjak 3,9% menjadi US$ 78,42 per ons troi.

Kemudian platinum naik 1,9% ke level US$ 1.959,85 per ons troi, sedangkan palladium menguat 1,9% menjadi US$ 1.373,25 per ons troi.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×