kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Korea Utara Ratifikasi Perjanjian Pertahanan Bersama dengan Rusia


Selasa, 12 November 2024 / 08:38 WIB
ILUSTRASI. Korea Utara telah meratifikasi perjanjian pertahanan bersama dengan Rusia yang ditandatangani oleh para pemimpin kedua negara pada bulan Juni. Sputnik/Kristina Kormilitsyna/Kremlin via REUTERS


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Korea Utara telah meratifikasi perjanjian pertahanan bersama dengan Rusia yang ditandatangani oleh para pemimpin kedua negara pada bulan Juni, yang menyerukan agar masing-masing pihak saling membantu jika terjadi serangan bersenjata.

Hal tersebut dilaporkan oleh media pemerintah KCNA pada hari Selasa (12/11/2024).

Melansir Reuters, laporan tersebut muncul di tengah kritik internasional atas meningkatnya kerja sama militer antara kedua negara. 

Rumor yang beredar, Korea Utara telah mengirim puluhan ribu tentara ke Rusia untuk mendukung perangnya melawan Ukraina.

Menurut KCNA, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menandatangani dekrit untuk meratifikasi pakta tersebut pada hari Senin. 

KCNA juga menambahkan bahwa perjanjian tersebut berlaku ketika kedua pihak saling bertukar instrumen ratifikasi.

Baca Juga: Rusia Menyangkal Kabar Pembicaraan Trump-Putin, Menyebutnya Sebagai Cerita Fiksi

Presiden Rusia Vladimir Putin juga telah menandatangani perjanjian tersebut menjadi undang-undang, yang menetapkan bahwa kedua negara harus "segera memberikan bantuan militer dan bantuan lainnya dengan menggunakan semua cara yang tersedia" jika salah satu pihak dalam keadaan perang.

Kim mencapai kesepakatan dengan Putin pada pertemuan puncak bulan Juni, menyebutnya sebagai langkah untuk meningkatkan hubungan bilateral menjadi sesuatu yang mirip dengan "aliansi".

Seoul, Washington, dan Kyiv mengatakan ada lebih dari 10.000 tentara Korea Utara di Rusia, dan pejabat AS serta menteri pertahanan Ukraina mengatakan beberapa dari mereka telah terlibat dalam pertempuran di Kursk, dekat perbatasan Ukraina.

Tonton: Putin Menandatangani Perjanjian Pertahanan dengan Korea Utara

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan minggu lalu bahwa pasukan Korea Utara telah menderita korban dalam pertempuran dengan pasukan negaranya. Dia juga bilang, pertempuran pertama antara keduanya membuka halaman baru dalam ketidakstabilan di dunia.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×