kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Kremlin: Nama vaksin yang akan disuntikkan ke Vladimir Putin akan dirahasiakan


Rabu, 24 Maret 2021 / 05:55 WIB
ILUSTRASI. Kremlin mengatakan pada Selasa (24/3/2021) bahwa pihaknya sengaja tidak akan mengungkapkan nama vaksin buatan Rusia yang akan disuntikkan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin. Sputnik/Alexei Druzhinin/Kremlin via REUTERS


Sumber: Associate Press,Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Kremlin mengatakan pada Selasa (24/3/2021) bahwa pihaknya sengaja tidak akan mengungkapkan nama vaksin buatan Rusia yang akan disuntikkan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin pada Selasa malam.

"Kami dengan sengaja tidak mengatakan suntikan mana yang akan didapat presiden, mencatat bahwa ketiga vaksin (buatan) Rusia benar-benar dapat diandalkan dan efektif," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan seperti yang dilansir Reuters.

Dia mengatakan, Putin yang mengumumkan niatnya untuk divaksinasi sehari sebelumnya, kemungkinan akan divaksinasi pada malam hari dan akan menerima satu dari tiga suntikan buatan Rusia.

Peskov mengatakan Putin telah melakukan banyak hal untuk mempromosikan vaksin buatan Rusia, yang paling terkenal adalah Sputnik V. Moskow juga telah memberikan persetujuan darurat untuk dua vaksin domestik lainnya, EpiVacCorona dan CoviVac.

Baca Juga: Vladimir Putin: Tidak ada politisasi vaksin virus corona sama sekali

Peskov mengatakan bahwa Putin tidak menyukai gagasan vaksinasi di depan kamera.

Sebelumnya, melansir AP, para kritikus Kremlin telah mengkritik Putin karena belum melakukan vaksinasi Covid-19 di tengah peluncuran vaksin yang relatif lambat di Rusia dengan alasan keengganannya berkontribusi akibat keraguan yang meluas tentang vaksin tersebut. 

Rusia, di mana hanya 4,3% dari 146 juta penduduk telah menerima setidaknya satu dosis, tertinggal dari sejumlah negara dalam hal tingkat vaksinasi.

Baca Juga: Vladimir Putin bakal divaksin Covid-19 pada hari ini




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×