kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Krisis Ekonomi Parah, Sri Lanka Bahkan Kesulitan Bayar Ongkos Kirim BBM


Senin, 04 Juli 2022 / 09:55 WIB
ILUSTRASI. Warga mengantre untuk membeli tabung gas LPG di dekat distributor, di tengah krisis ekonomi, di Kolombo, Sri Lanka, Senin (23/5/2022). REUTERS/Dinuka Liyanawatte


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Minimnya stok solar dan bensin memaksa Sri Lanka menutup sekolah pada pekan lalu dan meminta pegawai negeri bekerja dari rumah. Pasokan bahan bakar untuk pemerintah pun dibatasi untuk sejumlah layanan yang diprioritaskan.

Pejabat IMF saat ini masih terus melakukan pembicaraan dengan Sri Lanka untuk kemungkinan paket bailout US$3 miliar. Namun, pencairan dana ke negara ini mungkin akan sulit karena Sri Lanka harus menjamin kesanggupannya dalam pelunasan utang di masa depan.

Untuk mengatasi krisis ekonominya, Sri Lanka disebut membutuhkan sekitar US$3,3 miliar untuk impor bahan bakar, US$900 juta untuk makanan, US$250 juta untuk gas masak, dan US$600 juta lainnya untuk pupuk sepanjang tahun ini.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×