kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.714   6,00   0,03%
  • IDX 6.509   -16,82   -0,26%
  • KOMPAS100 848   -1,44   -0,17%
  • LQ45 641   -3,10   -0,48%
  • ISSI 229   0,52   0,23%
  • IDX30 358   -2,19   -0,61%
  • IDXHIDIV20 434   -3,10   -0,71%
  • IDX80 97   -0,21   -0,21%
  • IDXV30 121   -0,46   -0,38%
  • IDXQ30 113   -0,77   -0,68%

Krisis Eropa ancam pertumbuhan dan stabilitas Inggris


Rabu, 21 Desember 2011 / 03:33 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah truk melintas di jalan tol. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/aww/16.


Sumber: BBC | Editor: Test Test

LONDON. Meski masih layak mendapatkan peringkat kredit AAA, Inggris berisiko berhadapan dengan menguat dan meningkatnya tantangan.

Dalam panduan tahunan bagi investor yang dirilis pada Selasa (20/12) malam waktu setempat, lembaga rating Moody's Investor Service mengatakan, Inggris memiliki kekuatan struktural yang signifikan dan layak menyandang rating AAA. Namun, Moddy’s menambahkan, pelemahan di Zona Euro bisa menahan pertumbuhan dan melemahkan rencana pemotongan utang pemerintah.

Pendapat Moody’s itu bisa berdampak terhadap biaya pinjaman. Moody's bersama Standard & Poor's dan Fitch Ratings, adalah lembaga rating yang paling berpengaruh dan penurunan rating dari salah satunya akan mendorong pada kenaikan biaya pinjaman di Inggris. Meski panduan itu menunjukkan gambaran yang positif, termasuk fundamental ekonomi jangka panjang dan kekuatan keuangan institusi dan pemerintah, Moody’s mengatakan, “Kebutuhan untuk mendukung sistem perbankan secara temporer membuat mundur upaya-upaya konsolidasi fiskal pemerintah.”

“Hasilnya, proyeksi pada peringkat kredit tampaknya akan lebih sensitif untuk perkembangan krisis utang Zona euro di masa datang, meskipun Inggris bukan anggota moneter Zona Euro.”




TERBARU

[X]
×