kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   19.000   0,67%
  • USD/IDR 17.099   75,00   0,44%
  • IDX 6.971   -18,40   -0,26%
  • KOMPAS100 958   -7,36   -0,76%
  • LQ45 702   -6,10   -0,86%
  • ISSI 250   -0,25   -0,10%
  • IDX30 382   -5,99   -1,54%
  • IDXHIDIV20 472   -9,70   -2,02%
  • IDX80 108   -0,78   -0,72%
  • IDXV30 130   -2,34   -1,76%
  • IDXQ30 124   -2,23   -1,77%

Krisis listrik, Singapura ambil 3 langkah antisipasi luar biasa untuk jaga pasokan


Selasa, 19 Oktober 2021 / 18:22 WIB
ILUSTRASI. Pengunjung yang mengenakan masker mengambil gambar selama Dahlia Dreams menjelang Tahun Baru Imlek di Singapore's Gardens by the Bay, Minggu, Singapura (31/1/2021). REUTERS/Loriene Perera.


Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

"Langkah-langkah antisipasi ini luar biasa tetapi perlu untuk mengamankan pasokan bahan bakar dan listrik kami. Kami akan meninjau, apakah tindakan ini masih diperlukan pada 31 Maret 2022," kata EMA.

"Selama periode ini, kami mendesak konsumen untuk menghemat energi jika memungkinkan. EMA akan terus memantau perkembangan di sektor energi global dan domestik dengan cermat, dan akan memperkenalkan langkah-langkah lebih lanjut jika diperlukan," imbuh EMA.

EMA mencatat, pekan lalu keadaan "luar biasa" di pasar energi telah menyebabkan beberapa pengecer listrik berhenti beroperasi. 

Ohm Energy dan iSwitch telah mengumumkan bahwa mereka keluar dari pasar Singapura. Sementara Union Power mengatakan pada Senin (18/10), mereka mengurangi 850 akun pelanggan di tengah harga energi yang tinggi.

Selanjutnya: Risiko COVID-19 naik ke Level 4, AS minta warganya tidak bepergian ke Singapura




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×