kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Kualitas udara di China memburuk


Rabu, 04 Februari 2015 / 11:06 WIB
ILUSTRASI. Altcoin.


Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

BEIJING. Kualitas udara di kota-kota besar China cukup buruk. Berdasarkan data yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan, hanya delapan dari 74 kota besar di China yang lolos uji standar kualitas udara pada tahun lalu.

Diantara kota-kota yang lolos dalam uji kelayakan udara berlokasi di wilayah Timur China. Selain kota Haikou, Provinsi Hainan juga memiliki udara paling bersih.

Mengutip BBC, kota-kota paling tercemar berada di wilayah timur laut Provinsi Hebei, provinsi yang mengelilingi Beijing. Sementara itu, dua kota besar lain, yakni Beijing dan Shanghai juga gagal dari tes kelayakan udara.

Pemerintah China mencoba untuk mengurangi polusi. Bahkan sudah lebih dari 8.000 pabrik pembakaran ditutup. Namun, negara ini masih sangat bergantung kepada batubara untuk kebutuhan energi. Selain itu juga, regulator sedang berusaha untuk menyeimbangkan antara penutupan pabrik dengan pertumbuhan ekonomi.

Menurut Kementerian Lingkungan, kondisi tahun lalu masih lebih baik. Sebelumnya hanya tiga kota yang memenuhi standar. Namun, pemerintah berpendapatan persoalan polusi udara cukup serius.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×