kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.168.000   165.000   5,49%
  • USD/IDR 16.776   42,00   0,25%
  • IDX 8.232   -88,35   -1,06%
  • KOMPAS100 1.139   -9,43   -0,82%
  • LQ45 813   0,48   0,06%
  • ISSI 296   -9,48   -3,11%
  • IDX30 422   3,70   0,88%
  • IDXHIDIV20 501   7,26   1,47%
  • IDX80 126   -0,89   -0,70%
  • IDXV30 136   -1,76   -1,27%
  • IDXQ30 136   1,46   1,09%

Laba H&M di Atas Ekspektasi, Waspadai Perlambatan Penjualan Musim Dingin


Kamis, 29 Januari 2026 / 22:05 WIB
Laba H&M di Atas Ekspektasi, Waspadai Perlambatan Penjualan Musim Dingin
ILUSTRASI. Kolaborasi H&M dengan Kredivo Mendorong Pertumbuhan Tren Belanja Offline (KONTAN/Baihaki)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - STOCKHOLM. Peritel fesyen cepat asal Swedia, H&M, memperingatkan adanya perlambatan penjualan pada musim dingin terbaru, meski berhasil membukukan kinerja keuangan kuartal keempat yang melampaui ekspektasi pasar. Perusahaan menyebut kondisi bisnis saat ini sebagai lingkungan yang “menantang”.

H&M masih menghadapi kesulitan dalam mendorong pertumbuhan penjualan di tengah konsumen yang menahan belanja. Tekanan persaingan juga meningkat, baik dari peritel online berharga murah seperti Shein yang menyasar konsumen sensitif harga, maupun dari Inditex—induk Zara—yang mendominasi segmen fast fashion kelas menengah atas.

Pada periode September–November, yang mencakup momentum Black Friday, laba operasional H&M melonjak 38% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 6,36 miliar crown Swedia (sekitar US$724 juta). Angka ini melampaui perkiraan analis dalam jajak pendapat LSEG sebesar 5,53 miliar crown. Margin operasional pun melebar menjadi 10,7% dari sebelumnya 7,4%.

Baca Juga: Klaim Pengangguran AS Turun Tipis, Pasar Tenaga Kerja Masih Tahan Banting

Selama dua tahun menjabat, CEO Daniel Erver berfokus memperbaiki profitabilitas perusahaan, antara lain melalui kolaborasi dengan bintang pop untuk memperkuat citra merek serta pengetatan pengendalian biaya.

Langkah tersebut membantu mendongkrak saham H&M yang telah naik 31% dalam enam bulan terakhir, seiring pemulihan margin keuntungan. Namun, para analis menilai tantangan berikutnya adalah menghidupkan kembali pertumbuhan penjualan.

“Rasanya mereka belum benar-benar menemukan formula pertumbuhan penjualan,” ujar analis Inderes, Lucas Mattsson, seraya menambahkan bahwa perbaikan margin tetap merupakan sinyal positif.

Erver mengakui bahwa posisi H&M saat ini belum sesuai harapannya dari sisi persepsi merek, meskipun arahnya dinilai sudah tepat.

“Saya belum puas dengan perkembangan penjualan, dan saya melihat masih ada potensi pertumbuhan ke depan,” kata Erver kepada Reuters. Ia menambahkan bahwa perusahaan masih menyiapkan sejumlah langkah baru untuk mendorong kinerja.

Menurutnya, H&M perlu memahami keinginan pelanggan secara lebih presisi dan menghadirkan produk ke pasar dengan lebih cepat.

Penjualan H&M dalam mata uang lokal tumbuh 2% pada kuartal tersebut. Namun, penjualan pada Desember dan Januari justru turun 2%, yang menurut perusahaan sebagian dipengaruhi oleh faktor kalender.

Chief Financial Officer Adam Karlsson mengatakan kepercayaan konsumen yang masih lemah terutama di beberapa pasar Eropa dapat memaksa perusahaan meningkatkan pemberian diskon pada kuartal berjalan. Selain itu, H&M juga memperkirakan biaya terkait tarif perdagangan akan meningkat.

Saham H&M turun 1,4% pada perdagangan Kamis siang waktu setempat, karena kekhawatiran investor terhadap prospek perusahaan mengalahkan sentimen positif dari kinerja kuartalan yang kuat.

Baca Juga: Defisit Perdagangan Kanada Membengkak pada November 2025, Imbas Penurunan Ekspor

H&M mengusulkan dividen sebesar 7,10 crown per saham, naik dari 6,80 crown tahun sebelumnya dan di atas perkiraan pasar sebesar 6,83 crown.

Selanjutnya: Rupiah Melemah ke Rp 16.755 per Dolar AS, Begini Proyeksi Jumat (30/1)

Menarik Dibaca: Hasil Thailand Masters 2026, 12 Wakil Indonesia Melaju ke Perempatfinal




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×