Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - TAIPEI. Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC), produsen utama chip AI canggih di dunia dan pemasok untuk Nvidia, mengumumkan investasi tambahan sebesar US$ 100 miliar di negara bagian Arizona, AS, dan mengatakan masih melihat permintaan chip yang kuat yang didorong oleh AI.
Memanfaatkan booming AI, TSMC juga menaikkan perkiraan belanja modal atau capital expenditure (capex) hingga 14% untuk tahun ini.
Prospek optimis ini muncul setelah TSMC, indikator utama permintaan chip AI, mencatatkan lonjakan laba kuartal kedua sebesar 77% ke rekor tertinggi T$706,6 miliar atau setara US$ 22 miliar). Realisasi laba TSMC ini mengalahkan perkiraan pasar sebesar T$632,6 miliar dan menandai kuartal kesembilan berturut-turut dengan pertumbuhan persentase dua digit.
Belanja modal untuk tahun 2026, indikator kunci kepercayaan manajemen terhadap keberlanjutan permintaan AI, diperkirakan antara US$ 60 miliar dan US$ 64 miliar, dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya di kisaran atas antara US$ 52 miliar dan US$ 56 miliar, demikian pernyataan perusahaan.
Baca Juga: Ekonomi Inggris Tumbuh 0,1% pada Mei, Didorong Sektor Jasa
Pendapatan setahun penuh dalam dolar AS akan meningkat sedikit lebih dari 40% untuk tahun 2026, dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya lebih dari 30%. Untuk kuartal saat ini, TSMC memperkirakan penjualan antara US$ 44,6 miliar dan US$ 45,8 miliar, naik dari US$ 33,1 miliar setahun sebelumnya.
Didorong oleh meningkatnya permintaan akan chip canggih yang digunakan dalam aplikasi AI, investasi TSMC lebih lanjut sebesar US$ 100 miliar di Arizona akan menambah investasi yang telah diumumkan sebelumnya sebesar US$ 165 miliar untuk membangun pabrik chip di sana.
Pengeluaran modal agresif TSMC dan margin keuntungan yang melonjak telah menjadikannya barometer permintaan di industri semikonduktor global.
Para analis mengatakan permintaan untuk teknologi proses 3-nanometer dan 2-nanometer TSMC untuk chip AI, serta untuk teknologi pengemasan chip canggihnya, CoWoS, tetap kuat.
Hal itu telah melambungkan perusahaan paling berharga di Asia, yang juga merupakan pemasok utama Apple, ke level yang lebih tinggi. Kapitalisasi pasarnya sekarang hampir dua kali lipat dari pesaingnya dari Korea Selatan, Samsung Electronics, yaitu sekitar $1,97 triliun.
Baca Juga: Warren Buffett Siapkan Warisan untuk Anak-Anaknya, Akhiri Donasi ke Gates Foundation
Pada hari Senin, perusahaan mengumumkan peningkatan pendapatan kuartal kedua sebesar 36%, melampaui perkiraan pasar dan mencapai rekor tertinggi.
Dalam berita terkait, pada hari Rabu perusahaan Belanda ASML, pemasok peralatan terkemuka dunia yang dibutuhkan untuk membuat chip komputer berteknologi tinggi, menaikkan perkiraan penjualan tahun 2026 dan menjanjikan peningkatan kapasitas yang dapat meredakan kekhawatiran bahwa hambatan produksi dapat memperlambat perkembangan AI.
Saham TSMC yang terdaftar di Taipei telah naik 59% sejauh tahun ini, sebagian besar sejalan dengan pasar yang lebih luas.













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_24062609492500.jpg)
