kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Laba Operasional Volvo Merosot Jadi 800 Juta Krona di Kuartal II-2026


Jumat, 17 Juli 2026 / 16:13 WIB
Laba Operasional Volvo Merosot Jadi 800 Juta Krona di Kuartal II-2026
ILUSTRASI. Volvo membukukan laba operasional sebesar 800 juta krona Swedia di kuartal II-2026 (DOK/Volvo Car Indonesia)


Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - STOCKHOLM. Volvo Cars memprediksi kinerja di semester dua tahun ini akan lebih positif. Optimisme tersebut diungkap di tengah penurunan penjualan tajam di China, yang membuat laba operasional produsen otomotif ini merosot di kuartal dua.

Di kuartal dua lalu, produsen mobil asal Swedia ini mencetak penurunan penjualan 35% di China. Ini membuat margin laba operasionalnya tertekan menjadi 1,1% dari 1,6% di kuartal sebelumnya. "Ini situasi yang sangat sulit, volume turun dan ada persaingan harga yang ketat," kata CEO Volvo Cars Hakan Samuelsson kepada Reuters, Jumat (17/7/2026).

Perusahaan yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh Geely Holding ini membukukan laba operasional sebesar 800 juta krona Swedia, sekitar Rp 1,50 triliun, di periode April hingga Juni. Realisasi tersebut merosot dari realisasi di kuartal pertama, sebesar 1,6 miliar krona.

Baca Juga: Lonjakan Kinerja Burberry Berlanjut, Pendapatan Naik Menjadi £455 juta

Kendati begitu, Volvo menyatakan pihaknya memperkirakan margin laba akan meningkat pada semester kedua, seiring dengan peningkatan penuh produksi SUV unggulan baru EX60. Volvo juga menargetkan pertumbuhan volume penjualan sebesar 10% dari semester pertama.

Meski persaingan ketat, Volvo tetap berusaha mempertahankan harga jualnya di China. "Saat ini China adalah wilayah yang paling sulit di seluruh industri otomotif, tetapi kami tidak akan terlibat dalam perang diskon," kata Erik Severinson,Kepala Bagian Komersial Volvo Cars.

Sebelum ini, produsen otomotif Jerman BMW juga mengatakan penjualan di China turun 30% pada kuartal kedua. Perusahaan ini juga mengindikasikan laba mereka akan tertekan akibat kondisi pasar di China.

Baca Juga: Iran Klaim Serang Pangkalan AS di Timur Tengah, Ketegangan Selat Hormuz Kian Memanas

Analis Handelsbanken Hampus Engellau mengatakan, realisasi kinerja Volvo masih lebih baik dari yang diprediksi.

Tahun lalu, Volvo meluncurkan rencana pengurangan biaya sebesar 18 miliar krona. Jumat (17/7/2026), perusahaan ini mengatakan telah mencapai penghematan tidak langsung sebesar 5 miliar krona dalam periode enam bulan lebih cepat dari jadwal.

Margin kotor, metrik yang diperhatikan investor dengan cermat untuk menilai dampak dari tarif perdagangan, berada di angka 16,8%, dibandingkan 18,5% pada kuartal pertama.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×