kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Lonjakan Kinerja Burberry Berlanjut, Pendapatan Naik Menjadi £455 juta


Jumat, 17 Juli 2026 / 15:35 WIB
Diperbarui Jumat, 17 Juli 2026 / 15:39 WIB
Lonjakan Kinerja Burberry Berlanjut, Pendapatan Naik Menjadi £455 juta
ILUSTRASI. Penjualan Burberry di AS naik 12% dari tahun sebelumnya selama periode April-Juni tahun ini (REUTERS/Toby Melville)


Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - LONDON. Pemulihan kinerja Burberry masih berlanjut di kuartal dua tahun ini. Kinerja perusahaan produsen barang mewah ini melesat berkat penjualan yang kuat di Amerika Serikat (AS) dan China, di saat kinerja di Eropa tertekan.

Reuters memberitakan, mengutip publikasi resmi Burberry, Jumat (17/7/2026), penjualan Burberry di AS naik 12% dari tahun sebelumnya selama periode April-Juni tahun ini, berkat pelanggan baru. Pembeli Gen Z juga membantu meningkatkan penjualan di China sebesar 9%.

Pendapatan kuartal pertama Burberry, yang biasanya merupakan yang terkecil dalam setahun, naik menjadi £455 juta, sekitar Rp 10,97 triliun, dari £433 juta tahun sebelumnya.

Baca Juga: Investor Asing Borong Obligasi Asia US$ 11,51 Miliar, Indonesia Jadi Favorit

Kenaikan kinerja ini juga berkat strategi CEO Burberry Joshua Schulman, yang mulai jadi nakhoda sejak dua tahun silam. Schulman fokus pada dua pasar yang harus dimenangkan, yakni AS dan China.

Alasannya, di kedua negara tersebut muncul banyak orang kaya baru berkat booming akal imitasi (AI). Burberry bisa dibilang berhasil.

“Kami menarik beragam pelanggan mewah di berbagai kategori produk, saluran, dan wilayah geografis, yang memperkuat keyakinan saya pada peluang di masa depan,” kata Schulman dalam pernyataan resmi, Jumat (17/7), seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: AS Perketat Aturan Visa, China Ancam Ambil Langkah Balasan

Secara keseluruhan, penjualan rerata per toko di periode April-Juni, yang merupakan kuartal pertama tahun fiskal ini bagi Burberry, tumbuh 5%. Sementara penjualan di wilayah Eropa dan Timur Tengah turun 3%.

Burberry berstrategi fokus pada produk inti seperti mantel panjang, jaket, dan syal. Schulman juga mencoba memperluas kehadiran merek tersebut di pakaian musim semi dan musim panas, serta meluncurkan koleksi pakaian renang.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×