kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Lagi, duo Korea memanas


Senin, 11 Januari 2016 / 10:01 WIB


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Hendra Gunawan

SEOUL. Ketegangan di semenanjung Korea kembali memanas. Setelah Korea Utara melakukan uji coba senjata nuklir keempat kalinya, Amerika Serikat (AS) menerbangkan pesawat pengebom B-52 di atas langit Korea Selatan.

Unjuk kekuatan AS di Osan, wilayah selatan Seoul menyusul keputusan Korea Selatan melanjutkan siaran propaganda di zona demiliterisasi sebagai upaya balasan kepada Korea Utara.

"Uji coba nuklir keempat Korea Utara bisa menjadi ujian sejati masyarakat global menangani tantangan keamanan bersama," ujar Scott Snyder, senior fellow untuk studi Korea di Dewan Hubungan Luar Negeri AS seperti dikutip Bloomberg.

Menteri Luar Negeri China Wang Yi terus mendesak adanya perundingan bagi kedua negara. Ia juga mendukung supaya Korea Utara mengakhiri program senjata nuklirnya. Menteri Luar Negeri AS John Kerry mendesak China untuk mendukung pendekatan yang lebih agresif kepada Pyongyang.




TERBARU

[X]
×