kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Laporkan lima kasus baru virus corona, Singapura total punya 117 kasus


Kamis, 05 Maret 2020 / 22:48 WIB
Laporkan lima kasus baru virus corona, Singapura total punya 117 kasus
ILUSTRASI. Turis duduk di meja di distrik Chinatown yang sebagian besar kosong karena pariwisata mengalami penurunan akibat wabah virus corona di Singapura, 21 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Kementerian Kesehatan Singapura, Kamis (5/2), mengonfirmasi lima kasus baru virus corona. Kasus baru ini membawa jumlah kasus Covid-19 di negeri Merlion jadi 117.

Melansir Channelnewsasia.com, salah satu kasus baru virus corona adalah kasus impor. Yakni, warga negara Prancis berusia 42 tahun yang merupakan pemegang Singapore Work Pass.  

Sementara sisanya adalah bagian dari kluster makan malam pribadi di SAFRA Jurong pada 15 Februari lalu. Kasus 94, 96, 107, dan 112 juga terkait dengan kluster SAFRA Jurong.

Baca Juga: Virus corona merajalela, Singapura bersiap hadapi jumlah kasus lebih banyak

Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan, dua pasien lagi yang terjangkit virus corona boleh pulang dari rumahsakit, sehingga jumlah total yang sembuh menjadi 81 orang.

Dari 36 pasien yang masih di rumahsakit, Kementerian Kesehatan Singapura menyebutkan, sebagian besar stabil atau membaik. Tujuh lainnya dalam kondisi kritis di unit perawatan intensif.

Hanya, Menteri Kesehatan Gan Kim Yong mengatakan, Singapura harus siap dengan jumlah kasus virus corona baru yang lebih banyak di masa mendatang.

Baca Juga: Sudah jadi pandemi global, Jerman: Kita belum mencapai puncak wabah corona

“Secara global, jumlah kasus di luar daratan China terus tumbuh pada tingkat yang mengkhawatirkan di seluruh benua dan wilayah," katanya di Parlemen Singapura seperti dikutip Channelnewsasia.com.

"Ini mengkhawatirkan karena mereka memiliki risiko tinggi sebagai kasus impor ke Singapura," ujar Gan. "Karena itu, kita harus bersiap untuk melihat jumlah kasus baru yang jauh lebih tinggi di masa mendatang," imbuh dia.


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×