kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.404.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.245
  • IDX 7.314   -8,12   -0,11%
  • KOMPAS100 1.146   -0,08   -0,01%
  • LQ45 923   0,02   0,00%
  • ISSI 219   1,20   0,55%
  • IDX30 461   -1,29   -0,28%
  • IDXHIDIV20 553   -2,77   -0,50%
  • IDX80 129   0,20   0,16%
  • IDXV30 130   -1,13   -0,86%
  • IDXQ30 155   -0,81   -0,52%

Larangan aplikasi kencan di WeChat


Sabtu, 26 Mei 2018 / 09:15 WIB
Larangan aplikasi kencan di WeChat


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Aplikasi terkemuka asal China, WeChat, menghapus akses ke situs kencan Seeking Arrangement dari platform-nya. WeChat mengambil langkah tersebut mengikuti aturan baru Pemerintah China yang harus diikuti situs web media sosial.

Pemerintah China menyatakan ingin menciptakan komunitas online yang sehat. Bahkan pemerintah akan menindak konten yang eksplisit atau bertentangan dengan Partai Komunis.

Menurut Reuters (25/5), situs Seeking Arrangement tengah naik daun di China. Situs yang didirikan di Amerika Serikat (AS) pada tahun 2006 ini memungkinkan wanita muda untuk menjalin hubungan dengan pria tua yang kaya raya.

Aplikasi kencan ini paling banyak diunduh untuk pengguna iOS di China, bahkan melebihi WeChat. Saat ini, WeChat memiliki sekitar 1 miliar pengguna aktif bulanan.

Sebelumnya, aplikasi kencan populer lainnya, seperti Tinder, telah dilarang di China. Demikian juga Facebook, Twitter dan YouTube.




TERBARU
Kontan Academy
[ntensive Boothcamp] Business Intelligent with Ms Excel Pre-IPO : Explained

[X]
×