kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Larangan aplikasi kencan di WeChat


Sabtu, 26 Mei 2018 / 09:15 WIB
Larangan aplikasi kencan di WeChat


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Aplikasi terkemuka asal China, WeChat, menghapus akses ke situs kencan Seeking Arrangement dari platform-nya. WeChat mengambil langkah tersebut mengikuti aturan baru Pemerintah China yang harus diikuti situs web media sosial.

Pemerintah China menyatakan ingin menciptakan komunitas online yang sehat. Bahkan pemerintah akan menindak konten yang eksplisit atau bertentangan dengan Partai Komunis.

Menurut Reuters (25/5), situs Seeking Arrangement tengah naik daun di China. Situs yang didirikan di Amerika Serikat (AS) pada tahun 2006 ini memungkinkan wanita muda untuk menjalin hubungan dengan pria tua yang kaya raya.

Aplikasi kencan ini paling banyak diunduh untuk pengguna iOS di China, bahkan melebihi WeChat. Saat ini, WeChat memiliki sekitar 1 miliar pengguna aktif bulanan.

Sebelumnya, aplikasi kencan populer lainnya, seperti Tinder, telah dilarang di China. Demikian juga Facebook, Twitter dan YouTube.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×