kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Lawan Dedolarisasi China, Ini Langkah AS yang Mengejutkan


Jumat, 25 Juli 2025 / 03:25 WIB
Lawan Dedolarisasi China, Ini Langkah AS yang Mengejutkan
ILUSTRASI. Di antara banyak kekhawatiran pemerintahan Trump adalah upaya agresif Tiongkok untuk melakukan de-dolarisasi perdagangan global di pasar negara berkembang. REUTERS/Jason Lee


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Namun, menurut laporan stablecoin terbaru dari platform analitik data on-chain Messari, stablecoin juga bisa menjadi "penyeimbang" yang potensial terhadap tren dedolarisasi di pasar negara berkembang.

David Krause, Profesor Emeritus, Departemen Keuangan, Universitas Marquette, baru-baru ini menulis dalam sebuah makalah yang dikutip Messari:

"Promosi stablecoin yang didukung dolar oleh pemerintahan Trump merupakan upaya strategis untuk memperkuat peran global dolar di tengah meningkatnya diskusi tentang dedolarisasi."

Triliunan dolar diantisipasi

Menurut DeFiLlama, total kapitalisasi pasar stablecoin adalah US$ 263 miliar pada saat berita ini ditulis oleh The Street pada 23 Juli 2025. 

USDT Tether dan USDC Circle menguasai lebih dari 86% pangsa pasar.

Tonton: China Gencarkan Dedolarisasi Melalui Forum KTT SCO, Indonesia Turut Diundang

Koin lain seperti USD1 yang didukung Trump, RLUSD Ripple, dan PYUSD PayPal juga mulai merambah pasar yang sudah berkembang ini.

CEO Ripple, Brad Garlinghouse, baru-baru ini mengatakan banyak orang memperkirakan pasar stablecoin akan mencapai US$ 1 triliun-US$ 2 triliun dalam "beberapa tahun" ke depan. 

Namun, masih harus dilihat apakah pertumbuhannya akan cukup untuk menantang upaya Tiongkok dalam melakukan de-dolarisasi ekonomi global.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×