kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.830.000   -50.000   -1,74%
  • USD/IDR 17.186   23,00   0,13%
  • IDX 7.571   11,75   0,16%
  • KOMPAS100 1.040   0,25   0,02%
  • LQ45 742   -1,62   -0,22%
  • ISSI 274   0,90   0,33%
  • IDX30 403   1,89   0,47%
  • IDXHIDIV20 490   3,31   0,68%
  • IDX80 116   -0,02   -0,01%
  • IDXV30 140   1,55   1,12%
  • IDXQ30 129   0,59   0,46%

Lebih dari 100 kendaraan militer AS dilaporkan bergerak memasuki wilayah Suriah


Senin, 29 November 2021 / 12:09 WIB
ILUSTRASI. Anak-anak di Kota Erbil, Irak, melambaikan tangan pada pasukan militer AS yang baru kembali dari wilayah utara Suriah, 21 Oktober 2019.


Sumber: Sputnik News | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Atas dasar itu, AS menegaskan komitmennya untuk terus memerangi ISIS di Suriah dengan tetap menempatkan pasukannya di sana.

"Kehadiran militer kami akan terus dilakukan untuk memastikan bahwa ancaman kelompok teroris dihilangkan. Rakyat Suriah dan Amerika tidak pantas mendapatkan yang kurang dari ini," tulis Kedutaan Besar AS.

Dengan tujuan memerangi ISIS, AS telah memberikan pelatihan militer dan banyak truk dukungan militer kepada milisi Kurdi di Suriah (YPG). AS bermitra dengan YPG di timur laut Suriah dalam perjuangannya melawan kelompok teroris ISIS.

Dukungan AS kepada YPG ini ditentang oleh Turki, rekannya di NATO, karena YPG dilihat sebagai kelompok yang menjadi ancaman bagi Turki dan meneror penduduk setempat dengan menghancurkan rumah mereka dan memaksa mereka untuk melarikan diri.

Turki sendiri telah melakukan operasi kontra-terorismenya sendiri dan berhasil mengusir sejumlah besar teroris dari wilayah tersebut.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×