kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.743.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 18.169   119,00   0,66%
  • IDX 5.476   -119,20   -2,13%
  • KOMPAS100 719   -17,58   -2,39%
  • LQ45 544   -13,30   -2,39%
  • ISSI 190   -4,78   -2,46%
  • IDX30 309   -7,37   -2,33%
  • IDXHIDIV20 383   -8,88   -2,27%
  • IDX80 82   -1,89   -2,25%
  • IDXV30 105   -1,97   -1,85%
  • IDXQ30 100   -2,58   -2,52%

Lebih dari 100 kendaraan militer AS dilaporkan bergerak memasuki wilayah Suriah


Senin, 29 November 2021 / 12:09 WIB
ILUSTRASI. Anak-anak di Kota Erbil, Irak, melambaikan tangan pada pasukan militer AS yang baru kembali dari wilayah utara Suriah, 21 Oktober 2019.


Sumber: Sputnik News | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Atas dasar itu, AS menegaskan komitmennya untuk terus memerangi ISIS di Suriah dengan tetap menempatkan pasukannya di sana.

"Kehadiran militer kami akan terus dilakukan untuk memastikan bahwa ancaman kelompok teroris dihilangkan. Rakyat Suriah dan Amerika tidak pantas mendapatkan yang kurang dari ini," tulis Kedutaan Besar AS.

Dengan tujuan memerangi ISIS, AS telah memberikan pelatihan militer dan banyak truk dukungan militer kepada milisi Kurdi di Suriah (YPG). AS bermitra dengan YPG di timur laut Suriah dalam perjuangannya melawan kelompok teroris ISIS.

Dukungan AS kepada YPG ini ditentang oleh Turki, rekannya di NATO, karena YPG dilihat sebagai kelompok yang menjadi ancaman bagi Turki dan meneror penduduk setempat dengan menghancurkan rumah mereka dan memaksa mereka untuk melarikan diri.

Turki sendiri telah melakukan operasi kontra-terorismenya sendiri dan berhasil mengusir sejumlah besar teroris dari wilayah tersebut.




TERBARU

[X]
×