kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45769,82   10,44   1.37%
  • EMAS915.000 -0,44%
  • RD.SAHAM -0.01%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.03%

Lebih lama daripada Wuhan, lockdown Manila direkomendasikan untuk dibuka


Kamis, 28 Mei 2020 / 13:58 WIB
Lebih lama daripada Wuhan, lockdown Manila direkomendasikan untuk dibuka
ILUSTRASI. Penduduk ibu kota Filipina telah menjalani hampir 11 minggu pembatasan kegiatan.

Sumber: Reuters | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - MANILA. Gugus tugas virus corona Filipina telah merekomendasikan Presiden Rodrigo Duterte untuk melonggarkan salah satu dari lockdown paling ketat dan paling panjang di dunia bagi penduduk Manila. Penduduk ibu kota Filipina telah menjalani hampir 11 minggu pembatasan kegiatan.

Penguncian Manila akhir pekan ini akan melampaui karantina Wuhan selama 76 hari, kota di China yang menjadi pusat wabah virus corona.

Rekomendasi datang ini muncul meski infeksi harian pekan ini adalah yang tertinggi sejak 6 April. Kasus virus corona yang dikonfirmasi dalam enam hari terakhir terdiri hampir 11% dari total 15.049 kasus yang tercatat, yang 904 di antaranya menyebabkan kematian.

Otoritas kesehatan gagal mencapai target pengujian 30.000 orang per hari. Filipina telah menggelar tes virus corona hampir 290.000 sejak Januari. Angka ini setara dengan sekitar 0,26% dari 107 juta populasi.

Baca Juga: ADB memproyeksi kerugian ekonomi global akibat corona mencapai US$ 8,8 triliun

Duterte akan mengumumkan keputusannya dalam sebuah pidato pada hari Kamis. "Ini benar-benar kompromi. Kebutuhan untuk membuka kembali ekonomi dan kebutuhan untuk menahan penyebaran Covid-19," kata juru bicara kepresidenan Harry Roque pada konferensi singkat.

Pembatasan perdagangan dan pergerakan merupakan pukulan terhadap ekonomi Filipina yang didorong oleh konsumsi. Negara kepulauan ini menghadapi kontraksi terbesar dalam 34 tahun tahun ini. Ekonomi secara tak terduga menyusut 0,2% pada kuartal pertama dan diperkirakan akan memburuk pada kuartal kedua.

Data mobilitas dari Apple untuk orang-orang yang mengemudi menunjukkan seberapa tajam perlambatan aktivitas Filipina. Aktivitas ini juga masih lebih rendah jika dibandingkan dengan negara-negara yang menerapkan lockdown ketat seperti Italia dan India.

Di bawah aturan yang lebih longgar yang akan berlaku mulai 1 hingga 15 Juni, jika disetujui, pejabat lokal masih dapat menempatkan masyarakat yang dianggap berisiko tinggi di bawah penguncian.

Baca Juga: Jadi yang terlama, Filipina perpanjang penguncian guna kekang corona

Dalam rekomendasi gugus tugas, pertemuan hingga 10 orang akan diizinkan. Tempat kerja, toko dan beberapa transportasi umum akan dibuka kembali dan pergerakan masuk dan keluar dari Manila akan diizinkan.

Namun, sekolah, universitas, tujuan wisata, makan di restoran akan tetap tutup. Peringatan untuk tetap tinggal di rumah akan tetap berlaku untuk orang tua dan anak-anak.




TERBARU

[X]
×