Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Nina Dwiantika
KONTAN.CO.ID - MUMBAI. Produsen mainan asal Denmark, Lego, memacu ekspansi di India dengan menargetkan pembukaan 50 toko hingga 2030. Langkah ini menegaskan keseriusan Lego menggarap salah satu pasar Asia dengan pertumbuhan tercepat.
Melansir Reuters (18/2), Country Manager Lego India Bhavana Pandey Mandon mengatakan, India menjadi pasar dengan potensi terbesar di kawasan Asia. Perusahaan keluarga tersebut kini mengakselerasi investasi dan mengalokasikan sumber daya signifikan untuk memperkuat penetrasi pasar, meski belum merinci nilai investasinya.
Di pasar mainan India yang bernilai sekitar US$ 1,8 miliar menurut Ken Research, Lego bersaing dengan pemain global seperti Mattel dan Hasbro, serta merek lokal Funskool.
Kali ini, strategi Lego bermain di segmen premium. Perusahaan mengandalkan toko berkonsep pengalaman (experience-led stores) di kota metropolitan besar, sembari memperluas jangkauan lewat kanal daring dan jaringan ritel fisik lainnya. Saat ini Lego telah mengoperasikan empat toko resmi di Gurugram, Bengaluru, dan Chennai.
Baca Juga: Vatikan Tolak Ikut Board of Peace Gagasan Donald Trump
Sejauh ini, penjualan online menyumbang sekitar 50% dari total pendapatan Lego di India, sementara kanal quick commerce berkontribusi lebih dari 10%. Kombinasi ini menjadi motor pertumbuhan di tengah perubahan perilaku belanja konsumen.
Pertumbuhan bisnis Lego di India tercatat melesat lebih dari 50% per tahun, jauh melampaui pertumbuhan global yang masih satu digit. Kenaikan pendapatan kelas menengah serta meningkatnya minat terhadap permainan non-gawai menjadi pendorong utama. Tak hanya anak-anak, penghobi dewasa juga menjadi ceruk pasar yang signifikan.
Salah satu lini yang mencuri perhatian adalah seri bertema Formula 1. Permintaan produk ini melampaui ekspektasi dan menjadikan India sebagai salah satu pasar Asia teratas untuk kategori tersebut pada 2025.
Di sisi lain, pembicaraan dengan pemerintah India terkait kemungkinan produksi lokal masih berlangsung. Namun, Lego belum memiliki rencana dalam waktu dekat untuk membangun fasilitas manufaktur di negara tersebut.
Ekspansi ini menegaskan bahwa India bukan lagi sekadar pasar alternatif, melainkan salah satu pilar pertumbuhan baru Lego di Asia.
Baca Juga: AS Tuduh China Lakukan Uji Ledakan Nuklir Bawah Tanah, Ini Respons Beijing













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)