kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.911   41,00   0,23%
  • IDX 5.672   -148,76   -2,56%
  • KOMPAS100 733   -19,19   -2,55%
  • LQ45 559   -13,70   -2,39%
  • ISSI 197   -4,60   -2,28%
  • IDX30 318   -7,29   -2,24%
  • IDXHIDIV20 392   -8,84   -2,21%
  • IDX80 83   -2,19   -2,56%
  • IDXV30 107   -1,62   -1,50%
  • IDXQ30 102   -2,38   -2,27%

Line dan Microsoft dilarang di Taiwan


Kamis, 25 September 2014 / 15:05 WIB
Harga Komoditas Energi Menguat Sebulan Terakhir, Berikut Sentimennya


Sumber: Bloomberg | Editor: Dessy Rosalina

TAIPEI. Pemerintah Taiwan mengeluarkan kebijakan tegas terkait penggunaan social media. Selasa malam (23/9), Pemerintah Taiwan merilis pengumuman yang menyatakan pelarangan penggunaan social media, termasuk Naver Corp (Line) dan Microsoft Corp (MSN Messenger). Alasannya, penggunaan social media tersebut membahayakan keamanan data.

"Larangan termasuk pada kegiatan mengunduh software di komputer milik pemerintah," tulis rilis resmi Pemerintah Taiwan, mengutip Bloomberg, kemarin. Ketegasan Pemerintah Taiwan berawal dari temuan konsultan keamanan, F-Secure Oyj, yang menduga ada transfer data personal pengguna ke China lewat ponsel bermerek Xiaomi.

Simon Chang, Menteri Sains dan Teknologi ditunjuk pemerintah sebagai pihak yang bertanggung jawab untuk menginvestigasi Xiaomi dalam tempo tiga bulan. Belakangan, perang siber memanas antara China dan Taiwan. Xiaomi sendiri sudah meminta maaf.
 




TERBARU

[X]
×